Wamendikdasmen: 34% Remaja Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq. Foto: Tangkapan layar.

Wamendikdasmen: 34% Remaja Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

Muhammad Iqbal Sidiq • 7 May 2026 17:01

Jakarta: Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengungkapkan data mencemaskan terkait kondisi psikologis generasi muda di Tanah Air. Berdasarkan data terbaru, satu dari tiga remaja usia 10 hingga 17 tahun di Indonesia saat ini terdeteksi menderita masalah kesehatan mental.

"Satu dari tiga remaja menderita masalah kesehatan mental, sekitar 34 persen. Bahkan, 1 dari 20 anak-anak kita mengalami mental disorder," ujar Fajar dalam pidatonya di Dialog Nasional Hari Pendidikan Nasional, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
 


Fajar menegaskan bahwa situasi ini merupakan kondisi darurat yang harus segera ditangani agar tidak mengganggu pertumbuhan emosional anak secara permanen. 

Sebagai langkah konkret, kementerian tengah memperkuat kompetensi tenaga pendidik melalui program pelatihan masif guna menangani persoalan tersebut di lingkungan sekolah.


Ilustrasi kesehatan. Foto: Dok. Medcom.id.

"Kami mendorong pelatihan belasan ribu guru BK untuk SMP-SMA, serta memperkuat kemampuan konseling guru wali kelas untuk tingkat SD," jelas Fajar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa menciptakan lingkungan pendidikan yang aman tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Fajar meyakini kolaborasi antara institusi pendidikan dengan keluarga sangat krusial, mengingat pola pengasuhan di rumah merupakan faktor penentu utama dalam mendukung pertumbuhan emosi anak yang lebih sehat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)