Berapa Gaji Perawat di Indonesia? Ini Rincian dan Faktor Penentunya

Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Berapa Gaji Perawat di Indonesia? Ini Rincian dan Faktor Penentunya

Eko Nordiansyah • 1 February 2026 13:53

Jakarta: Perawat merupakan salah satu profesi penting dalam dunia kesehatan yang banyak diminati oleh kalangan muda. Untuk menjadi seorang perawat, seseorang perlu memiliki kompetensi medis serta mampu bekerja cepat di bawah tekanan. Besaran gaji perawat bervariasi tergantung kemampuan dan kebijakan tempat bekerja. 

Apa itu perawat?

Melansir dari laman Cleveland Clinic, perawat adalah tenaga kesehatan terlatih dan berlisensi yang fokusnya memberikan pelayanan medis secara profesional sesuai dengan kebutuhan pasien. Perawat dapat bekerja di berbagai lingkungan, mulai dari rumah sakit, klinik, fasilitas perawatan jangka panjang, hingga sekolah tergantung dengan latar belakang, kemampuan, dan spesialisasinya. 

Aspek penentu besaran gaji perawat

Berikut merupakan faktor-faktor penentu besaran gaji perawat di Indonesia, dilansir dari Dealls:

1. Faktor pendidikan

Tingkat pendidikan menjadi penentu besaran gaji perawat, semakin tinggi jenjang pendidikan yang dimiliki maka semakin besar pula peluang mendapatkan gaji yang tinggi. Perawat lulusan S1 Keperawatan umumnya memperoleh penghasilan lebih baik dibandingkan  lulusan D3 karena dianggap memiliki kompetensi dan tanggung jawab yang lebih luas.

2. Pengalaman kerja

Gaji perawat juga ditentukan dengan seberapa lama mereka bekerja. Perawat yang telah berpengalaman biasanya dipercaya menangani kasus yang lebih kompleks sehingga menerima upah yang lebih tinggi dibandingkan perawat yang baru memulai karier.

3. Lokasi tempat bekerja

Gaji perawat di kota besar cenderung lebih tinggi dibanding daerah kecil. Hal ini disebabkan oleh tingginya biaya hidup serta standar upah yang lebih besar di wilayah perkotaan.

4. Spesialisasi keperawatan

Perawat yang memiliki keahlian khusus, seperti ICU, anestesi, atau hemodialisis, biasanya mendapatkan gaji lebih tinggi. Sertifikasi tambahan juga dapat meningkatkan nilai dan penghasilan perawat.

5. Jenis fasilitas kesehatan

Rumah sakit swasta atau internasional umumnya menawarkan gaji lebih kompetitif dibanding klinik kecil. Sementara itu, rumah sakit pemerintah memiliki standar gaji yang lebih teratur dengan tambahan tunjangan tertentu.

6. Kebijakan pemerintah

Perubahan kebijakan seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) juga dapat memengaruhi besaran gaji perawat. Rumah sakit wajib menyesuaikan upah sesuai aturan yang berlaku.

7. Status kepegawaian

Perawat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) biasanya memiliki gaji lebih stabil dan terstruktur. Sebaliknya, perawat kontrak atau honorer cenderung menerima gaji lebih rendah, meski tetap bisa kompetitif tergantung tempat bekerja.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Rincian gaji perawat di Indonesia

Gaji perawat di Indonesia terbagi ke dalam beberapa kategori, berikut rinciannya dilansir dari Dealls:

Gaji perawat PNS di rumah sakit pemerintah

Nominal gaji perawat berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditentukan berdasarkan golongan, tingkat pendidikan, dan Masa Kerja Golongan (MKG) sesuai dengan ketentuan pemerintah. Berikut rincian gajinya:

Estimasi Gaji Perawat PNS Lulusan D3
  • Golongan IIA: Rp2,5 juta – Rp4,2 juta.
  • Golongan IIB: Rp2,7 juta – Rp4,4 juta.
  • Golongan IIC: Rp2,8 juta – Rp4,5 juta.
  • Golongan IID: Rp3 juta – Rp4,7 juta.
Estimasi Gaji Perawat PNS Lulusan S1
  • Golongan IIIA: Rp3,2 juta – Rp5,3 juta.
  • Golongan IIIB: Rp3,3 juta – Rp5,5 juta.
  • Golongan IIIC: Rp3,5 juta – Rp5,7 juta.
  • Golongan IIID: Rp3,6 juta – Rp6 juta.
Selain memperoleh gaji pokok, perawat PNS juga menerima sejumlah tunjangan seperti tunjangan kinerja (tukin), tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, hingga jaminan pensiun dan gaji ke-13.

Gaji perawat honorer

Perawat honorer umumnya memperoleh gaji yang lebih rendah dibandingkan perawat PNS, dengan kisaran penghasilan Rp1,5 juta–Rp3 juta per bulan tergantung dengan kebijakan masing-masing daerah dan fasilitas kesehatan tempat bekerja. 

Gaji perawat di rumah sakit swasta

Gaji perawat yang bekerja di rumah sakit swasta bervariasi ditentukan dengan kebijakan masing-masing rumah sakit. Besaran gajinya biasanya dipengaruhi oleh reputasi rumah sakit, lokasi, serta pengalaman kerja perawat. Berikut gambaran gajinya dari beberapa rumah sakit swasta:
  • RS Pondok Indah: Rp3 juta–Rp7 juta.
  • RS Siloam: Rp4 juta–Rp8 juta.
  • RS Awal Bros: Rp2,5 juta–Rp5 juta.
  • RS Mitra Keluarga: Rp3 juta–Rp8 juta.

Gaji perawat di berbagai kota

Setiap daerah memiliki UMK yang berbeda-beda sehingga penghasilan perawat di satu kota akan berbeda dengan kota lainnya. Kota besar dengan biaya hidup tinggi akan menawarkan gaji yang lebih besar dibandingkan kota kecil. Berikut rata-rata gaji di beberapa daerah:
  • Medan: di atas Rp10 juta.
  • Kabupaten Bekasi: Rp7 juta.
  • Jakarta: Rp5,3 juta–Rp7 juta.
  • Karawang: Rp6.117.079.
  • Tangerang: Rp5.636.535.
  • Bekasi: Rp4,9 juta
  • Semarang: Rp4,800 juta.
  • Denpasar: Rp4.599.056.
  • Bandung: Rp4.389.150.
  • Yogyakarta: Rp3.720.978.

Gaji perawat berdasarkan jenis spesialisasi

Berikut rincian gaji perawat berdasarkan jenis spesialisasi atau keterampilan khusus serta beban kerja yang dimiliki:
  • Perawat IGD: Rp4,4 juta–Rp7 juta.
  • Perawat ICU: Rp4,5 juta–Rp7 juta.
  • Perawat Puskesmas: Rp5,2 juta–Rp5,8 juta.
  • Perawat Homecare: mulai dari Rp2,5 juta.
  • Perawat Klinik Kecantikan: Rp2,5 juta–Rp5 juta.
  • Perawat Anestesi: Rp1.366.973–Rp2.623.040 per bulan.
  • Perawat Bedah/OK: mulai dari Rp6 juta.
  • Perawat Jiwa: Rp4 juta–Rp6 juta. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)