Majene Diguncang Gempa, Warga Panik Keluar Gedung

Warga panik karena gempa di Majene, Kamis, 9 Juli 2026. (tangkapan layar)

Majene Diguncang Gempa, Warga Panik Keluar Gedung

Irwan Abdul Latif • 9 July 2026 15:45

Majene: Gempa bumi bermagnitudo (M) 4,7 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026. Kencangnya guncangan membuat warga panik dan berlarian ke luar gedung.

Dalam rekaman kamera pengawas yang beredar, kepanikan tampak terjadi di gedung Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Mahasiswa dan warga berlarian ke luar gedung untuk menyelamatkan diri. Selain itu, gempa juga mengakibatkan sejumlah barang dagangan milik warga jatuh berserakan.

"Kalau dilihat dari karakteristiknya, ini tidak berpotensi tsunami," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene Mas'ud.

Ia mengimbau warga di Kabupaten Majene untuk tidak termakan informasi bohong atau hoaks. Masyarakat diminta hanya merujuk pada informasi resmi dari pemerintah daerah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maupun BPBD Kabupaten Majene.

"Kami tetap waspada. Seluruh personel dan peralatan sudah bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi," ujarnya.

Warga panik karena gempa di Majene, Kamis, 9 Juli 2026. (tangkapan layar)

Sementara itu, BMKG menyatakan gempa berkekuatan M 4,7 ini terjadi pada pukul 08.09 WIB. Titik episenter gempa berada di laut pada jarak 50 kilometer arah selatan Polewali Mandar, dengan kedalaman 13 kilometer.

Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Selat Makassar segmen Somba. Guncangan gempa dirasakan cukup nyata hingga membuat jendela dan pintu berderik di wilayah Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Hingga saat ini, belum ada laporan terkait dampak kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

(Lukman Diah Sari)