2.019 ASN Ikuti Seleksi Komcad, Siap Jalani Latihan Menembak

Ilustrasi komponen cadangan (komcad). Foto: Dok. Antara.

2.019 ASN Ikuti Seleksi Komcad, Siap Jalani Latihan Menembak

Devi Harahap • 13 April 2026 17:29

Jakarta: Sebanyak 2.019 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga resmi memulai tahapan seleksi Komponen Cadangan (Komcad). Para peserta diberangkatkan dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk menjalani rangkaian pemeriksaan jasmani, psikologi, hingga ideologi di sejumlah lembaga pendidikan militer.

“Alokasi jumlah peserta seleksi kompetensi jasmani, psikologi, dan mental ideologi sejumlah 2.019 orang,” ujar Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigadir Jenderal TNI Hengki Yuda, di Jakarta, dilansir Media Indonesia, Senin, 13 April 2026.
 


Hengki menjelaskan seluruh peserta akan disebar ke enam lembaga pendidikan (lemdik) militer, di antaranya Rindam Jaya, Pasmar 1 Cilandak, hingga Lanud Halim Perdanakusuma. Di lokasi tersebut, para ASN akan diuji kesiapannya sebelum memasuki tahap pelatihan inti.

Kepala Bacadnas Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema menegaskan bahwa keterlibatan ASN merupakan implementasi dari Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak komponen bangsa.

“Contoh ASN, ini merupakan potensi yang berada dalam sistem pertahanan negara juga. Ini kekuatan terbesar,” tegas Gabriel Lema.

Gabriel menambahkan, pelatihan dasar militer (latsarmil) bertujuan membentuk kesiapsiagaan warga negara. Nantinya, para peserta akan dibekali kemampuan dasar militer, termasuk teknik menembak, guna memastikan pertahanan negara tetap terpelihara dengan baik.


Apel pelepasan ASN peserta Komcad di Monas, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA/Walda Marison.

Program Komcad ASN tahun ini menyasar sekitar 4.000 peserta dari wilayah Jakarta dan sekitarnya yang akan dibagi ke dalam dua gelombang. Setiap gelombang akan menjalani pelatihan intensif selama satu setengah bulan.

Rencananya, gelombang pertama akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma pada 22 April mendatang. Program ini merujuk pada UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian latsarmil dan dinyatakan lulus, para ASN akan ditetapkan sebagai anggota Komponen Cadangan. Mereka kemudian akan kembali menjalankan tugas fungsionalnya di instansi asal masing-masing.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)