Warga berupaya melintasi banjir akibat Topan Dujuan yang melanda Jepang. Foto: Kyodo News
Korban Tewas Akibat Topan Dujuan di Jepang Bertambah Jadi 4 Orang
Muhammad Reyhansyah • 22 September 2026 17:41
Tokyo: Korban tewas akibat Topan Dujuan di Jepang bertambah menjadi empat orang. Enam orang lainnya masih hilang setelah hujan ekstrem memicu tanah longsor dan banjir di wilayah timur negara tersebut.
Menurut laporan The Japan Times, Selasa, 22 September 2026, tiga orang tewas di Prefektur Chiba dan satu lainnya di Prefektur Kanagawa.
Sementara itu, sedikitnya 22 orang terluka.
"Operasi pencarian masih dilakukan terhadap enam orang yang hilang setelah hujan deras memicu tanah longsor," sebut laporan NHK, dikutip dari Anadolu.
Lebih dari 45.000 rumah tangga di Chiba, dekat Tokyo, masih mengalami pemadaman listrik pada Selasa sore. Lebih dari 460 rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Topan Dujuan bergerak menjauh dari pesisir Jepang menuju Samudra Pasifik pada Selasa pagi. Kondisi tersebut memungkinkan otoritas mencabut atau menurunkan sebagian besar peringatan hujan lebat dan tanah longsor.
Peringatan khusus tanah longsor Level 5 di Oshima, Kepulauan Izu, diturunkan menjadi Level 4 pada Senin pukul 23.00 setelah puncak curah hujan berlalu.
Namun, otoritas meminta warga tetap berada di lokasi aman karena kondisi tanah yang masih jenuh akibat hujan terus menimbulkan risiko tanah longsor susulan.
Meski topan telah bergerak menjauh dari Jepang, banjir masih terjadi di sejumlah wilayah Prefektur Chiba.
Tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Yokosuka, Prefektur Kanagawa.