LAPI Laboratories Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Ekosistem Riset dan Inovasi

Director of Strategic & Technical Development PT LAPI Laboratories Nurawati (Foto:Metrotvnews.com/Patrick Pinaria)

LAPI Laboratories Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Ekosistem Riset dan Inovasi

Patrick Pinaria • 26 September 2026 21:05

Jakarta: PT LAPI Laboratories meraih penghargaan Excellence in Pharmaceutical Research & Innovation Ecosystem pada ajang Prominent Awards 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam membangun kapabilitas riset, sistem mutu, serta infrastruktur inovasi untuk mendukung pengembangan produk farmasi yang  berkualitas, aman, berkhasiat serta relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia.

Komitmen terhadap riset merupakan bagian dari perjalanan panjang LAPI sejak didirikan pada 1972 sebagai Laboratorium Alergen Pertama Indonesia, yang memproduksi ekstrak alergen untuk kebutuhan allergy testing dan immunotherapy. Seiring perkembangannya, perusahaan membangun berbagai fasilitas produksi farmasi, mulai dari non-beta-lactam, cephalosporin, hingga small-volume sterile injection. Pada 2026, perjalanan tersebut memasuki fase berikutnya melalui pembangunan LAPI Research & Innovation Center (LRIC).

Director of Strategic & Technical Development PT LAPI Laboratories, Nurawati, S.Si., Apt., mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas proses panjang yang telah dilakukan perusahaan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja panjang yang sudah kami lakukan. Bukan merupakan garis akhir, tapi ini adalah garis awal untuk kami lebih maju lagi,” ujar Nurawati seusai menerima penghargaan di Grand Studio Metro TV, Jakarta, 23 September 2026.
 


Pengembangan LRIC menjadi bagian penting dari langkah LAPI memperkuat kapasitas risetnya. Fasilitas tersebut diarahkan menjadi pusat pengembangan R&D yang mempertemukan sumber daya manusia, teknologi, proses analitik dan pengembangan produk dalam ekosistem yang semakin terintegrasi. Saat ini, LAPI didukung oleh 122 personel R&D, sebagai bagian dari lebih dari 2.100 karyawan perusahaan. LAPI juga memiliki fasilitas Analytical Development yang mendukung kapabilitas ilmiah dalam proses pengembangan produk.

Menurut Nurawati, penguatan riset harus berjalan secara berkelanjutan agar inovasi dapat terus menghasilkan solusi kesehatan yang mempunyai nilai bagi masyarakat.

“Inovasi buat kami adalah salah satu peluru untuk kami tetap terdepan. Dan inovasi akan kami wujudkan melalui satu riset yang berkelanjutan terus,” katanya.

Di sisi lain, kemampuan riset tersebut ditopang oleh kapabilitas manufaktur LAPI untuk berbagai bentuk sediaan, mulai dari solid, liquid hingga sterile products, serta sistem mutu dan sertifikasi GMP untuk berbagai kategori produk. Integrasi antara riset, analytical development, quality dan manufacturing menjadi bagian penting untuk menerjemahkan pengembangan ilmiah menjadi produk yang dapat diproduksi secara konsisten.

Ke depan, LAPI menyiapkan LRIC sebagai salah satu infrastruktur penting untuk memperkuat proses pengembangan produk. Nurawati menyebut fasilitas tersebut memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dan akan menjadi tempat bagi tim R&D LAPI untuk mengembangkan produk inovatif yang berkualitas, aman dan dapat dijangkau masyarakat Indonesia.

Prominent Awards 2026 diselenggarakan oleh PT Cahaya Hati Sukses atau Salutee bekerja sama dengan Metro TV dengan tema “Indonesia Berdaya.” Ajang tersebut menempatkan inovasi dan transformasi, kompetensi dan keunggulan, kontribusi dan dedikasi, dampak berkelanjutan serta kepemimpinan transformasional sebagai bagian dari indikator penilaian.

Bagi LAPI Laboratories, penghargaan Excellence in Pharmaceutical Research & Innovation Ecosystem menjadi sebuah milestone sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan investasi pada manusia, ilmu pengetahuan, teknologi dan sistem mutu.
Dari perjalanan yang dimulai sebagai laboratorium alergen pada 1972 hingga pembangunan LAPI Research & Innovation Center pada 2026, LAPI menempatkan riset sebagai salah satu fondasi utama untuk terus menghadirkan inovasi kesehatan yang berkelanjutan bagi Indonesia.

(Rosa Anggreati)