Kehadiran Kapolri di Tengah Korban Gempa NTT Jadi Penguatan Penanganan Bencana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran meninjau lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur. Dokumentasi/ istimewa.

Kehadiran Kapolri di Tengah Korban Gempa NTT Jadi Penguatan Penanganan Bencana

Deny Irwanto • 19 August 2026 18:55

Jakarta: Penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan. Sejumlah personel dan dukungan logistik dikerahkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit dijangkau.

Pemantau Kinerja Aparatur Untuk Keadilan Rakyat (PAKAR) turut menyoroti respons kepolisian dalam membantu masyarakat setelah gempa yang mengguncang pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketua PAKAR Ikhwan Andi Aziz menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran telah melakukan berbagai langkah untuk mendukung penanganan bencana termasuk meninjau langsung ke lokasi kejadian.

"Dapat dilihat dari keberadaan Kapolri yang berada di tengah-tengah warga terdampak gempa," kata Ikhawan Andi Aziz dalam keterangan dikutip, Rabu, 18 Agustus 2026.

Polri diketahui mengerahkan ratusan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda NTT untuk membantu proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa.

Sejumlah armada udara juga disiagakan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut kebutuhan logistik sekaligus melakukan pemantauan dari udara.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran meninjau lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur. Dokumentasi/ istimewa.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian, pasokan logistik turut disalurkan dari sejumlah polda jajaran. Total bantuan yang disalurkan mencapai 247,66 ton. "Ini membuktikan Kapolri hadir di tengah masyarakat," jelasnya.

Ikhwan juga menilai koordinasi dan pemanfaatan waktu menjadi bagian penting dalam penanganan bencana sejak gempa terjadi. Bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, juga telah disalurkan.

"Kapolri dan jajaran melakukan manajemen waktu dengan sangat baik," ungkapnya.

 

(Deny Irwanto)