Ilustrasi pekerja. Foto: Unsplash.com/Christin Hume.
Pendaftaran MagangHub Batch 2 Dibuka Awal September 2026
Fachri Audhia Hafiez • 20 August 2026 12:38
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran peserta Program Magang Nasional (MagangHub) 2026 Tahap (Batch) 2 pada 3 hingga 8 September 2026. Program ini diharapkan makin mengasah kompetensi peserta.
“Kami ingin program magang ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran yang relevan dengan kompetensinya, bukan sekadar mengikuti program,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melalui keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 20 Agustus 2026.
Yassierli mengajak calon peserta mulai mempersiapkan diri dengan mencermati bidang magang yang diminati sebelum pintu pendaftaran resmi dibuka. Persiapan dinilai penting agar peserta memperoleh pengalaman yang mendukung pengembangan kompetensinya secara optimal.
“Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan diri dan mencermati kesempatan yang paling sesuai,” ujar Yassierli.
Sebelum pendaftaran peserta dibuka, mitra penyelenggara magang yang terdiri atas perusahaan swasta hingga kementerian/lembaga akan mendaftarkan kuota serta posisi magang pada 21–31 Agustus 2026. Informasi tersebut selanjutnya diverifikasi dan ditayangkan Kemnaker pada 1–3 September 2026.
Rangkaian Program Magang Nasional 2026 Angkatan II Tahap 2 ini diawali dengan tahapan sosialisasi pada 17–20 Agustus 2026. Peserta yang telah mendaftar nantinya mengikuti proses rekrutmen dan pengusulan oleh mitra pada 9–15 September 2026.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.
Selanjutnya, Kemnaker melakukan penetapan peserta pada 16–18 September 2026, dengan pengumuman kelolosan dijadwalkan pada 18 September 2026. Peserta yang lolos seleksi akan memulai masa magang secara serentak pada 21 September 2026.
Yassierli menegaskan bahwa kualitas pelaksanaan magang menjadi perhatian utama agar program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Oleh sebab itu, para mitra penyelenggara diminta memastikan proses pendampingan berjalan dengan baik.
“Mitra penyelenggara magang perlu memastikan peserta mendapatkan kesempatan belajar dan pengalaman kerja yang relevan selama mengikuti magang. Dengan begitu, program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pengembangan kompetensi peserta,” tutur Yassierli.