Ilustrasi: Freepik
Hadapi Musim Hujan, Pemkot Pontianak Gencarkan Pembersihan Drainase
Lukman Diah Sari • 30 September 2026 12:22
Pontianak: Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kalimantan Barat, mulai bersiap menghadapi potensi kenaikan curah hujan pada musim penghujan melalui sejumlah langkah antisipasi, salah satunya mempercepat pembersihan drainase dan saluran air di seluruh wilayah kota.
"Perhatian kini mulai diarahkan pada pembersihan drainase dan saluran air sebagai persiapan menghadapi peningkatan curah hujan. Perubahan kondisi cuaca perlu direspons sejak awal agar persoalan genangan tidak muncul ketika hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi," ujar Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, di Kota Pontianak, Rabu, 30 September 2026, melansir Antara.
"Kalau ada selokan atau saluran sekunder yang tidak terkoneksi, tolong diinformasikan. Kalau masih bisa diselesaikan dengan gotong royong, kita kerjakan bersama. Kalau butuh penanganan dinas teknis, laporkan kepada kami," jelas dia.
Ia menilai partisipasi aktif masyarakat sangat krusial mengingat keterbatasan jangkauan pemerintah dalam mengawasi seluruh titik saluran air. Oleh karena itu, pengurus RT, RW, hingga perangkat kelurahan dan kecamatan diharapkan responsif dalam memantau dan melaporkan kondisi drainase di area pemukiman warga.
"Berikan informasi kepada kami. Kalau memang membutuhkan penanganan teknis, insyaallah pemerintah hadir," ujar Bahasan.

Warga membersihkan drinase/parit di Kota Pontianak, Rabu. ANTARA/Dedi.
Selain pembersihan saluran, Bahasan mengingatkan bahwa pembangunan jalan lingkungan di wilayah Kota Pontianak harus senantiasa diiringi dengan penataan sistem drainase yang memadai. Menurutnya, perbaikan jalan tanpa memperhatikan daya tampung saluran air justru berpotensi memicu masalah baru saat musim hujan.
Ia juga mendorong warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dengan tidak membuang sampah ke parit maupun drainase. Langkah sederhana tersebut dinilai memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran aliran air hujan.
"Kalau bisa diselesaikan bersama melalui gotong royong, tentu itu lebih cepat. Pemerintah dan masyarakat harus sama-sama bergerak," imbaunya.
Bahasan berharap kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat dapat meminimalkan titik-titik genangan, sekaligus menciptakan lingkungan Kota Pontianak yang aman, bersih, dan asri menjelang masuknya puncak musim hujan.