Tabel KUR Mandiri September 2026, Cek Simulasi Angsurannya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Tabel KUR Mandiri September 2026, Cek Simulasi Angsurannya

Eko Nordiansyah • 27 September 2026 13:30

Jakarta: Pelaku usaha yang berencana mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri dapat memperkirakan cicilan bulanan sebelum menentukan jumlah pinjaman. Besarnya angsuran bergantung pada plafon, jangka waktu, dan suku bunga yang berlaku bagi calon debitur. 

Bank Mandiri menyediakan KUR Mikro untuk pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Untuk penerima pertama kali, bunga KUR Mikro sebesar enam persen efektif per tahun. Bunga bagi sebagian penerima yang kembali mengajukan KUR dapat berbeda menurut sektor usahanya. 

Tabel angsuran KUR Mandiri

Berikut simulasi cicilan per bulan untuk pinjaman KUR dengan bunga enam persen efektif per tahun, mengacu pada tabel angsuran Bank Mandiri. 

Plafon Rp10 juta

  • 12 Bulan: Rp860.664.
  • 24 Bulan: Rp443.206.
  • 36 Bulan: Rp304.219.

Plafon Rp25 juta

  • 12 Bulan: Rp2.151.661.
  • 24 Bulan: Rp1.108.015.
  • 36 Bulan: Rp760.548.

Plafon Rp50 juta

  • 12 Bulan: Rp4.303.321.
  • 24 Bulan: Rp2.216.031.
  • 36 Bulan: Rp1.521.097.

Plafon Rp100 juta

  • 12 Bulan: Rp8.606.643.
  • 24 Bulan: Rp4.432.061.
  • 36 Bulan: Rp3.042.194.
Sebagai contoh, pinjaman Rp25 juta dengan jangka waktu 36 bulan menghasilkan simulasi angsuran Rp760.548 per bulan. Jika jangka waktunya dipersingkat menjadi 24 bulan, cicilan naik menjadi Rp1.108.015 per bulan. 
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Jenis KUR Bank Mandiri 

Menyesuaikan modal usaha calon debitur, Bank Mandiri menyediakan empat jenis KUR, antaranya:
  1. KUR Super Mikro: Pinjaman hingga Rp10 juta.
  2. KUR Mikro: Pinjaman Rp10 juta hingga Rp100 juta.
  3. KUR Kecil: Pinjaman Rp100 juta hingga Rp500 juta.
  4. KUR Khusus dan Pekerja Migran Indonesia: Pinjaman maksimal Rp100 juta.

Syarat pinjaman KUR Bank Mandiri

Bank Mandiri meminta calon debitur untuk memenuhi dokumen sebagai syarat mendapatkan pinjaman. Terdapat beberapa perbedaan pada masing-masing jenis KUR yang diajukan, antara lain:

1. KUR Super Mikro, Mikro, Kecil, dan Spesial: 

  • Pelaku UMKM dengan kategori usaha Super Mikro, Mikro, Kecil, dan Spesial, dokumen yang diperlukan meliputi:
  • Identitas Usaha: Nomor Identifikasi Usaha (NIB) atau Sertifikat UMKM.
  • Identitas Pribadi: KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • NPWP: Wajib untuk pengajuan pinjaman dengan limit di atas Rp 50juta.
  • BPJS Ketenagakerjaan: Wajib bagi pengajuan KUR Kecil dan KUR Khusus dengan limit di atas Rp100 juta.

2. KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI)

  • Bagi calon debitur KUR PMI, dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
  • Identitas Pribadi: KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  • Dokumen Kerja: Surat Perjanjian Kerja yang dibuat melalui lembaga ketenagakerjaan/magang di Indonesia.
  • Dokumen Pernikahan: Salinan Akta Nikah atau Akta Cerai bagi yang sudah menikah/bercerai.
Sebelum mengajukan KUR, calon debitur perlu menyiapkan identitas diri dan dokumen usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha. NPWP diperlukan untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta. Bank Mandiri menyarankan calon debitur menghubungi cabang atau unit mikro terdekat untuk memastikan ketentuan dan biaya yang berlaku saat pengajuan. 

Dengan adanya program KUR Mandiri, para pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang tambahan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan, yang demikian turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Eko Nordiansyah)