Ilustrasi grafis gempa. Foto. medcom
Gempa M5,7 Sukabumi Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Silvana Febiari • 11 October 2026 11:48
Sukabumi: Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,7 mengguncang wilayah laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada pukul 10.30 WIB, Minggu, 11 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia,” kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 8,87 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,41 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya di laut sekitar 209 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust). BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Surade, Cibitung, dan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti truk yang sedang melintas.

Peta guncangan gempa di Sukabumi, Jawa Barat. (Dokumentasi/ BMKG)
Hingga pukul 10.50 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat.
"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbau Wijayanto.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.