Wakil Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, dalam program Top Economy, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Tidak Ada Kebijakan Ekonomi Menteri, Dradjad Wibowo: Presiden Beri Kebebasan
Muhamad Marup • 13 October 2026 23:46
Jakarta: Wakil Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, memastikan, dalam menjalankan tugas pemerintahan tidak ada kebijakan ekonomi menteri. Menurutnya, setiap kebijakan yang ada merupakan kebijakan ekonomi langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Menteri itu menjalankan kebijakan menteri di bidang ekonomi ya, dan tentu yang lainnya juga menjalankan kebijakan Presiden, kebijakan ekonomi Presiden. Jadi tidak ada kebijakan ekonomi Menteri," ujar Dradjad, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia mengatakan, dirinya selaku Wakil Menko Perekonomian bertugas untuk membantu tugas dari Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Di sisi lain, Presiden Prabowo juga memberikan kebebasan untuk melaksanakan kebijakan ekonominya.
"Presiden sangat memberikan kebebasan kepada kita. Beliau menggariskan ini kebijakan yang harus dijalankan, setelah itu terserah kita untuk bagaimana mendetailkan, bagaimana menggerakkan," jelasnya.
.jpg)
Wakil Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, dalam program Top Economy, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Drajad mengungkapkan, tidak ada pembagian tugas khusus antara dirinya selaku Wakil Menko Perekonomian dengan dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia hanya membantu tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) Menko Perekonomian.
Ia juga sudah berbicara dengan Menko Perekonomian untuk bersama-bersama bergerak cepat menangani isu-isu yang ada di sektor perekonomian. Secara langsung ia juga meminta izin kepada Menko Perekonomian untuk terjun langsung mengecek kondisi di kementerian dan lembaga.
"Jadi saya memang sengaja setelah minta izin ke Pak Menko, itu memang akan keluyuran, blusukan, keluyuran ke berbagai kementerian, lembaga. Untuk ya kita mempercepat (penanganan) itu tadi," katanya.
"Tugas saya membantu mulai dari stimulus, lebih banyak ke arah pertumbuhan ya. Jadi mulai dari stimulus, kemudian juga termasuk juga statistik ekonomi," ucapnya.