Kepala BGN Sudaryono memaparkan penggunaan CCTV untuk mengawasi SPPG. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
BGN Targetkan 10 Ribu SPPG Diawasi CCTV Terintegrasi AI
Gabriella Thesa Widiari • 29 October 2026 12:09
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sistem pengawasan kualitas operasional pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemasangan kamera CCTV terintegrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kepala BGN Sudaryono menargetkan 10 ribu dapur SPPG terpasang kamera pengawas pada akhir tahun 2026.
“Kami targetkan sampai dengan akhir tahun ini minimal 5.000 sampai dengan 10.000 dapur dari 26.300 dapur tadi sudah terkoneksi dengan CCTV secara sentral,” kata Sudaryono dalam agenda Refleksi 100 Hari Kepemimpinan Kepala BGN di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026.
“Kemudian digabungkan atau diamati melalui artificial intelligence sehingga kita bisa lakukan fungsi-fungsi pencegahan terkait pelaksanaan SOP di dapur,” ujar Sudaryono.
.jpg)
Ilustrasi program MBG. Foto: dok. Humas BGN.
Sistem pemantau tersebut akan memberikan peringatan otomatis jika terdeteksi pelanggaran prosedur kesehatan. Melalui mekanisme ini, BGN dapat langsung menghentikan kecerobohan pengolahan sebelum masakan disajikan dan didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Sehingga dia naruh bahannya di lantai, dia tidak pakai sarung tangan, dia nyacah kol di lantai dan lain sebagainya, itu ter-pop up kemudian kita bisa cegah sebelum bahan makanan yang dia olah itu jadi makanan,” kata Sudaryono.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)