Tim penyelamat di lokasi terjadinya gempa di Tibet. Foto: BBC
Tidak Ada Laporan WNI jadi Korban dalam Gempa Tibet
Fajar Nugraha • 24 October 2026 04:56
Jakarta: Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Beijing terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Tibet, Tiongkok menyusul terjadinya gempa bumi yang terjadi pada hari Kamis 22 Oktober 2026 pukul 22.33 waktu setempat.
Gempa berkekuatan 7,0 magnitudo tersebut terjadi di wilayah Prefektur Nagqu, Tibet dan berpusat di wilayah pegunungan yang terletak sekitar 190km dari Kota Nagqu.
Berdasarkan keterangan dari otoritas setempat, hingga Jumat 23 Oktober 2026 terdapat sejumlah 16 korban jiwa dan 46 korban luka, dengan kerusakan sementara berupa 339 rumah dan 20 kandang ternak yang dilaporkan roboh.
Pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 1.600 personel pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban, serta telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik ke wilayah terdampak.
"Berdasarkan catatan KBRI Beijing, sejauh ini belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak gempa tersebut," sebut Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Jumat 23 Oktober 2026.
"KBRI Beijing juga telah menyampaikan informasi terkait gempa serta imbauan keamanan kepada seluruh WNI di wilayah akreditasi melalui sarana Hotline di Weixin (Wechat)," imbuhnya.
Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak gempa dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KBRI Beijing melalui nomor +86-186-1045-5488 (Wechat).