Prioritaskan Kebutuhan Domestik, Bahlil Kaji Penghentian Ekspor Gas

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Prioritaskan Kebutuhan Domestik, Bahlil Kaji Penghentian Ekspor Gas

Kautsar Widya Prabowo • 22 October 2026 01:13

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga. Hal ini sebagai langkah prioritas dalam memenuhi kebutuhan domestik di tengah tekanan global.
 


“Jadi kalau negara-negara lain mau pandangan lain untuk kita, hati-hati. Saya juga mungkin memikirkan untuk gas saya tidak perpanjang untuk ekspor ke negara tetangga. Karena kan harus survival kan, harus memenuhi dulu kebutuhan dalam negeri ya,” ujar Bahlil usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil untuk merespons arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia harus berada dalam kondisi survival atau bertahan dalam menghadapi berbagai dinamika serta situasi global saat ini.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Dok. Antara.

Menurut Bahlil, pemerintah berkomitmen menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. Hal ini melalui kebijakan sektor energi yang mengutamakan ketahanan pasokan di dalam negeri sebelum mempertimbangkan keberlanjutan ekspor ke luar negeri. 

(Fachri Audhia Hafiez)