Katie Zacharia hanya menduduki posisi juru bicara Gedung Putih selama lima hari. (Anadolu Agency)
Kurang dari Sepekan Menjabat, Jubir Gedung Putih Katie Zacharia Dipecat
Willy Haryono • 17 October 2026 08:25
Washington: Juru bicara Pers Gedung Putih Katie Zacharia dipecat kurang dari sepekan sejak pertama kali dirinya menduduki posisi tersebut, menurut seorang pejabat Gedung Putih pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Keputusan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya telah meminta Zacharia mempertimbangkan kembali posisi tersebut di tengah sorotan publik.
“Saya mengatakan kepadanya, ‘Menurut saya, Anda berhak merasa bahagia, dan saya tidak yakin Anda bisa bahagia di pekerjaan ini.’ Pekerjaan ini tidak mudah,” kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih.
Trump menambahkan bahwa ia telah menyarankan Zacharia untuk memikirkan kembali keputusannya.
“Saya mengatakan kepadanya dengan jujur, ‘Kalau saya jadi Anda, saya akan mempertimbangkannya kembali. Pikirkanlah. Namun, saya akan mempertimbangkannya kembali,’” ujarnya, seperti dikutip dari The New Arab.
Fox News kemudian melaporkan, dengan mengutip seorang pejabat Gedung Putih, bahwa Zacharia sedang menjalani proses peralihan dari posisi sekretaris pers.
Zacharia baru mulai menjabat pada Senin dan menggelar pengarahan perdananya di ruang pers Gedung Putih di hari Selasa.
Ia mengatakan menerima telepon mengenai posisi tersebut pada Rabu pekan sebelumnya dan ditawari jabatan untuk menggantikan Karoline Leavitt pada Jumat. Trump kemudian mengumumkan pengangkatannya dan menyebut Zacharia sebagai seorang pengacara.
Pengarahan Perdana dan Status Pengacara Jadi Sorotan
Pengarahan pers perdana Zacharia berlangsung kurang dari 15 menit. Ia mengawali sesi dengan membacakan daftar panjang pencapaian yang diklaim sebagai keberhasilan Trump, dengan tempo lambat, sebelum hanya menjawab tiga pertanyaan wartawan.Dalam sepekan terakhir, status profesional Zacharia juga menjadi sorotan, khususnya mengenai apakah ia telah lulus ujian profesi pengacara atau bar exam setelah menempuh pendidikan hukum di Pepperdine University, California.
Dalam wawancara dengan Fox News yang berlangsung pada Kamis, Zacharia mengatakan dirinya tidak lulus ujian tersebut.
Sebagai perbandingan, Anthony Scaramucci pernah menjabat sebagai direktur komunikasi Gedung Putih selama 10 hari pada masa pemerintahan pertama Trump.
Kontroversi lain muncul pada Kamis ketika Zacharia melontarkan pernyataan yang merendahkan China. Pemimpin negara tersebut, Xi Jinping, baru-baru ini menjadi tamu Trump dalam kunjungan resmi ke Washington yang berlangsung meriah.
Dalam wawancara dengan influencer sayap kanan Jack Posobiec, Zacharia mengenang pandangan pada 2016 bahwa Tiongkok akan segera melampaui Amerika Serikat.
“Saya mengingatnya dengan sangat jelas karena saat itu saya baru pulang dari Tiongkok dan berpikir, ‘Bagaimana mungkin Tiongkok menjadi negara berikutnya yang diperhitungkan? Mereka bahkan tidak memiliki toilet yang layak,’” katanya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning menanggapi pernyataan tersebut pada Jumat dengan menyarankan agar Zacharia “lebih sering mengunjungi Tiongkok."
Kontroversi tersebut menjadi gangguan bagi Trump, yang berusia 80 tahun dan sedang melakukan perjalanan ke berbagai wilayah AS untuk meningkatkan dukungan bagi kandidat Partai Republik menjelang pemilu sela Kongres pada 3 November mendatang.
Sejumlah jajak pendapat memperkirakan Partai Republik akan mengalami kekalahan besar dalam pemilihan tersebut.
Baca juga: Trump Tunjuk Katie Zacharia Gantikan Karoline Leavitt sebagai Jubir Gedung Putih