Trump Sebut Perang dengan Iran Sepadan Meski Kalah Pemilu Sela

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. The New York Times

Trump Sebut Perang dengan Iran Sepadan Meski Kalah Pemilu Sela

Fajar Nugraha • 5 November 2026 07:09

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa perang dengan Iran sepadan dengan biaya politik dan ekonomi yang dikeluarkan, meskipun Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilihan paruh waktu.

Ia menegaskan bahwa negaranya "tidak punya pilihan" selain mengambil tindakan militer guna mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

Saat ditanya di Gedung Putih apakah menurutnya konflik tersebut sepadan, Trump menjawab: "Ya, tentu saja. Maksud saya, kita memang tidak punya pilihan lain."

"Masalah Iran adalah sesuatu yang harus kami lakukan, dan kami terus melakukannya," tambah Iran, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 5 November 2026.

Ketika ditanya mengenai pendapat Wakil Presiden JD Vance yang menyebut bahwa perang dengan Iran berkontribusi terhadap kekalahan Partai Republik, Trump setuju dan mengakui bahwa konflik tersebut sempat memicu kenaikan harga bensin dalam jangka pendek.

"Menurut saya, itu sebagian besar benar karena hal tersebut membuat harga bensin naik," ujar Trump.

Namun, ia tetap membela keputusannya untuk meluncurkan dan melanjutkan kampanye militer tersebut, dengan alasan bahwa langkah itu diperlukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

"Di sisi lain, jika saya harus mengulanginya, saya akan tetap melakukannya karena, dalam jangka panjang, itulah satu-satunya solusi. Anda tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," tegas Trump.

Kemarahan pemilih

Sebelumnya pada hari Rabu, Vance menyalahkan perang dengan Iran sebagai penyebab kekalahan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu. Ia menyatakan bahwa kemarahan pemilih akibat konflik tersebut membuat mantan pendukung Donald Trump beralih mendukung Partai Demokrat.

"Alasannya kami kalah adalah karena perang tersebut," tulis Vance dalam sebuah pernyataan di platform media sosial AS, X.

Trump menyebut unggahan panjang Vance itu "bagus."

"Saya bisa katakan bahwa terkait perang itu, saya tidak akan melakukan hal yang berbeda," ujar Trump.

Trump menegaskan kembali bahwa jika namanya tercantum dalam surat suara, Partai Republik "pasti akan menang."

"Namun, dukungan yang begitu besar itu tidak bisa dialihkan. Ada antusiasme yang luar biasa dalam kampanye-kampanye tersebut sungguh luar biasa, tetapi kami tidak mampu mengalihkan dukungan itu kepada para kandidat," tambah Trump.

Kemudian, Trump mengatakan kepada CNBC bahwa ia dapat bekerja sama dengan pihak Demokrat -,yang memegang mayoritas di Kongres mendatang,- dalam “lebih banyak hal daripada yang dipahami orang-orang.”

(Fajar Nugraha)