Polres Bantul saat persiapan pengamanan masa tenang hingga pemungutan suara Pilkada 2024. Dokumentasi/ Istimewa
Polres Bantul Kerahkan 228 Personel Operasi Masa Tenang dan Pemungutan Suara
Ahmad Mustaqim • 24 November 2024 18:59
Bantul: Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengerahkan 228 personel untuk operasi pada masa tenang dan pemungutan suara Pilkada 2024. Pengamanan bertajuk Operasi Mantap Praja Progo 2024 salah satunya ditujukan memastikan keamanan masa tenang Pilkada pada 24-26 November 2024.
"Pengamanan masa tenang ini juga terlibat dalam pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang dilakukan oleh Satpol PP bersama Bawaslu Kabupaten Bantul hingga patroli rutin di seluruh wilayah untuk mencegah gangguan keamanan," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Minggu, 24 November 2024.
| Baca: Masa Tenang, Bawaslu dan KPU Kota Bekasi Mulai Turunkan Alat Peraga Kampanye
|
Sementara, Jeffry melanjutkan, ada 150 personel yang ditugaskan melakukan pengamanan di tingkat desa. Penugasan itu mulai berjalan pada Senin-Selasa (25-26 November 2024).
"Sebanyak 53 personel akan melakukan patroli selama masa tenang (Pilkada 2024). Kami bekerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga situasi," jelasnya.
Ia mengungkapkan penjagaan stabilitas serta situasi keamanan ini juga tergantung partisipasi aktif masyarakat. Jeffry mengatakan situasi kondusif wilayah bisa menciptakan pesta demokrasi berjalan lancar.
"Kami berharap operasi yang dijalankan ini berkontribusi pada lancarkan tahapan Pilkada serentak sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan dan demokrasi tetap terjaga," kata dia.
KPU Kabupaten Bantul mendistribusikan logistik Pilkada pada 25-26 November 2024. Adapun masa pemungutan suara dilaksanakan 27 November 2024.
Pilkada di Kabupaten Bantul diikuti 3 pasangan. Mereka yakni pasangan nomor urut 1, Untoro Hariadi dan Wahyudi Anggoro Hadi, diusung Partai pengusungnya PAN dan PBB. Adapun pasangan Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta menjadi nomor urut 2 dengan sokongan Partai NasDem, PKB, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKN, Partai Buruh, Partai Garuda, PSI, dan Partai Gelora.
Selain itu, petahana wakil bupati Bantul, Joko B. Purnomo berpasangan dengan Rony Wijaya Indra Gunawan yang merupakan nomor urut 3 dengan pengusungnya PKS, PPP, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Ummat.