Gunung Marapi Erupsi, Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Radius 3 Km

Gunung Marapi di Sumatra Barat saat mengalami erupsi. ANTARA/AL FATAH

Gunung Marapi Erupsi, Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Radius 3 Km

Silvana Febiari • 1 October 2026 18:16

Bukittinggi: Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali erupsi pada pukul 10.00 WIB, Kamis, 1 Oktober 2026. Aktivitas letusan terekam pada seismograf, sementara kolom abu tidak teramati secara visual karena puncak gunung tertutup awan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi, meminta masyarakat, pendaki, pengunjung, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek yang menjadi pusat erupsi.

"Masyarakat dan wisatawan diminta tetap memperhatikan ketentuan keselamatan yang berlaku di kawasan Gunung Marapi serta menghindari area sekitar pusat aktivitas vulkanik," ujar Ahmad, dilansir dari Antara. 


Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, jalur aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar, terutama saat hujan di kawasan puncak.

Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut dari paparan abu vulkanik. Warga juga diminta menggunakan pelindung mata dan kulit saat terjadi hujan abu.

Masyarakat diminta mengamankan persediaan air bersih dan membersihkan abu vulkanik di atap rumah untuk mencegah kerusakan. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti arahan resmi pemerintah daerah.


Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat meletus. ANTARA/Muhammad Zulfikar


Saat ini, Gunung Marapi masih berstatus Level II (Waspada). PGA Marapi mencatat erupsi kali ini merupakan kejadian erupsi ke-63 sepanjang 2026.

Erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 19,5 milimeter dengan durasi sekitar 27 detik. Sebaran abu vulkanik terpantau mengarah ke bagian selatan Gunung Marapi, yakni wilayah Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.

(Silvana Febiari)