Serangan Bajak Laut Somalia Tewaskan 5 Awak Kapal Tanker MT Honour 25

Lima awak kapal tanker MT Honour 25 tewas dibunuh bajak laut di lepas pantai Somalia. (Anadolu Agency)

Serangan Bajak Laut Somalia Tewaskan 5 Awak Kapal Tanker MT Honour 25

Willy Haryono • 30 September 2026 13:23

Mogadishu: Lima awak kapal tanker minyak berbendera Palau tewas dibunuh bajak laut di lepas pantai Somalia, sebelum kemudian pasukan keamanan menaiki kapal tersebut.

Mengutip Al Jazeera, kelima awak kapal MT Honour 25 tewas dalam insiden pembajakan yang diumumkan pada Selasa, 29 September 2026.

MT Honour 25, yang menurut pihak berwenang mengangkut 18.500 barel minyak, dibajak oleh perompak di lepas pantai Somalia pada 21 April

Kementerian Informasi Puntland, wilayah semiotonom di Somalia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa misi penyelamatan berhasil membebaskan kapal tersebut dan menangkap 16 orang yang diduga sebagai bajak laut.

“Sebelum operasi dimulai, para bajak laut yang berada di kapal membunuh lima awak kapal,” demikian pernyataan tersebut. 

“Tiga korban tewas berasal dari Pakistan, satu dari Myanmar, dan satu dari India,” imbuhnya.

Operasi penyelamatan tersebut menyusul operasi lain pekan lalu, ketika polisi maritim membebaskan Sibu 1, sebuah kapal tanker yang dikenai sanksi AS dan dibajak bajak laut Somalia pada Agustus.

Namun, 28 dari 41 bajak laut yang ditangkap dalam operasi tersebut kemudian melarikan diri saat dipindahkan ke penjara. Sejumlah pejabat keamanan Puntland menuduh polisi setempat terlibat dalam pelarian tersebut.

Menurut pejabat setempat, sedikitnya 15 serangan telah dilaporkan terjadi di lepas pantai Somalia sejak April.

Diketahui pembajakan yang terjadi sebelumnya, yang berlangsung dari 2008 hingga 2014, mengganggu salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, menyebabkan kerugian miliaran dolar bagi perekonomian global, dan menghasilkan pembayaran tebusan senilai ratusan juta. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Perompak Somalia Kembali Aktif, Kapal Tanker Minyak Dibajak di Teluk Aden

(Willy Haryono)