Andrea Bocelli tampil mengenakan batik bersama sang istri, Veronica Berti, dalam konser Romanza 30th Anniversary di Jakarta. (Foto: Ist)
Tampil Berbatik, Andrea Bocelli Pukau Jakarta Bersama Musisi Tanah Air di Penutup Tur Romanza
Patrick Pinaria • 4 November 2026 15:05
Jakarta: Maestro tenor dunia Andrea Bocelli menutup rangkaian perayaan tiga dekade album Romanza di Indonesia melalui konser bertajuk Bank SMBC Indonesia Presents Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour. Konser tersebut berlangsung di JIExpo New Hall, Kemayoran, Jakarta, Selasa, 3 November 2026 malam.
Setelah sebelumnya tampil di Borobudur, konser di Jakarta menjadi penutup perjalanan Bocelli di Indonesia. Pertunjukan ini tidak hanya menghadirkan karya-karya musiknya, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan, perdamaian, dan persaudaraan.
Konser tersebut sekaligus menjadi pertunjukan pertama yang digelar di JIExpo New Hall, gedung pertunjukan terbaru di kawasan Jakarta International Expo. Ribuan penonton dari berbagai generasi memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan sang maestro.
Sebelum pertunjukan dimulai, para pemuka dari berbagai agama di Indonesia memimpin doa bersama lintas agama. Momen tersebut menjadi simbol harapan akan perdamaian dan persaudaraan yang selaras dengan pesan kemanusiaan sepanjang konser.

Sebelum konser dimulai, para pemuka dari berbagai agama di Indonesia memimpin doa bersama lintas agama, sebagai harapan akan perdamaian dan persaudaraan. Momen ini menjadi pembuka yang selaras dengan pesan kemanusiaan yang dibawa sepanjang konser. (Foto: Ist)
Dalam penampilannya, Bocelli kembali menunjukkan kedekatannya dengan budaya Indonesia melalui busana batik. Setelah mengenakan jas beraksen motif batik saat tampil di Borobudur, tenor asal Tuscany tersebut kembali mengenakan batik di atas panggung Jakarta.
Konser ini menjadi perayaan 30 tahun Romanza, album yang menjadi salah satu tonggak perjalanan karier internasional Bocelli. Album tersebut turut memperkenalkan lagu legendaris 'Con Te Partirò' kepada pendengar di seluruh dunia.
Sejak memenangkan Festival Musik Sanremo 1994 untuk kategori Pendatang Baru, Bocelli telah mencatatkan berbagai pencapaian dalam karier musiknya. Ia telah menjual lebih dari 90 juta album dan tampil di sejumlah panggung bersejarah dunia.
Baca Juga :
Bank SMBC Indonesia Hadirkan Andrea Bocelli dalam Perayaan 30 Tahun Romanza di Borobudur
Di Jakarta, Bocelli juga menggandeng sejumlah talenta Indonesia untuk tampil bersama. Musisi orkestra, paduan suara, hingga penari Tanah Air turut mengiringi pertunjukan, menghadirkan kolaborasi antara maestro internasional dan para seniman Indonesia.
Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi ketika Bocelli membawakan lagu 'The Prayer' bersama penyanyi Indonesia, Lea Simanjuntak. Kolaborasi tersebut membawa pesan perdamaian dunia, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat yang hidup di tengah konflik peperangan.
Maestro Bocelli kembali membawakan 'The Prayer' bersama penyanyi Indonesia, Lea Simanjuntak, sebagai pesan bagi perdamaian dunia, terutama untuk anak-anak dan masyarakat yang hidup di tengah perang. Seiring alunan lagu, layar panggung menampilkan potret anak-anak dan masyarakat yang terdampak perang, menegaskan kembali harapan agar setiap anak dapat tumbuh tanpa rasa takut dan setiap keluarga dapat menjalani hari dalam damai. (Foto: Ist)
Saat lagu mengalun, layar panggung menampilkan potret anak-anak dan masyarakat yang terdampak perang. Tayangan tersebut memperkuat harapan agar setiap anak dapat tumbuh tanpa rasa takut dan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan damai.
Melalui rangkaian konser ini, Shoemaker Live turut mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang masa kecilnya dibayangi peperangan. Informasi mengenai perkembangan gerakan kemanusiaan tersebut dapat diakses melalui www.shoemaker.live.
Selama kurang lebih dua jam, Bocelli menghibur penonton dengan penampilan yang mencapai puncaknya melalui lagu 'Con Te Partirò (Time to Say Goodbye)'. Pertunjukan kemudian ditutup dengan lagu 'Nessun Dorma'.
Di penghujung konser, Bocelli memberikan salam hormat kepada para penonton bersama sang istri, Veronica Berti, yang turut mengenakan busana batik senada. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian tur perayaan tiga dekade Romanza di Indonesia.
Penyelenggara turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kepolisian Republik Indonesia atas dukungan dan arahan dalam penyelenggaraan konser.