Bromo Waspada, Wisatawan Dilarang Mendekat Radius 1 Km dari Kawah

Wisatawan menikmati udara segar di kawasan pasir berbisik Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat, 15 Agustus 2024. ANTARA/Arif Ariadi/pri

Bromo Waspada, Wisatawan Dilarang Mendekat Radius 1 Km dari Kawah

Daviq Umar Al Faruq • 7 November 2026 08:08

Malang: Gunung Bromo dilaporkan mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak pada Kamis, 5 November 2026, pukul 17.11 WIB. Kendati aktivitas vulkanik meningkat, kawasan wisata Bromo dipastikan tetap dibuka untuk umum secara terbatas.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan pengelolaan wisata secara konsisten mengacu pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Petugas gabungan juga disiagakan untuk mengawasi batas zona aman pengunjung.

"Langkah-langkah yang kami lakukan, yang pertama tentu kita masih menggunakan rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG selaku institusi yang memang mempunyai peran di sana ya, pengawasan aktivitas kegunungapian," kata Rudijanta, Jumat, 6 November 2026.

TNBTS mengonfirmasi status Gunung Bromo saat ini masih stabil berada di Level II atau Waspada. Evaluasi terus dilakukan secara berkala guna mengantisipasi setiap perubahan dinamika gunung api tersebut.

"Kita sambil terus memantau perubahan yang terjadi. Tapi sampai saat ini yang perlu kami sampaikan, belum ada perubahan status dari aktivitas Gunung Bromo sebagaimana rekomendasi dari PVMBG," ungkap Rudijanta.

Sesuai panduan keselamatan PVMBG, wisatawan dilarang keras memasuki radius 1 kilometer dari kawah aktif. Hal ini untuk mengantisipasi potensi letusan freatik yang bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala awal.

"Ada titik aman yang di dalam rekomendasi jelas, 1 km dari bibir kawah. Di lapangan, secara fisik sudah ada tandanya. Pal-pal yang dipasang di lapangan itu adalah tandanya. Itu yang kadang-kadang pengunjung kan pernah ada yang foto di pas di situ itu tuh titik batas-batas aman yang sebenarnya menjadi tanda di lapangan," jelas dia.

Kawasan wisata Gunung Bromo. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Meski area kawah ditutup, sejumlah destinasi wisata di kawasan Bromo dipastikan aman dikunjungi. Destinasi tersebut meliputi Penanjakan, Bukit Kedaluh, Lemah Pasar, Mentigen, Lautan Pasir (Pusung Gedhe), serta Savana Lembah Watangan.

Wisatawan diimbau memesan tiket secara resmi melalui situs bromotenggersemeru.id dan mematuhi arahan petugas di lokasi demi keselamatan bersama.

"Kalau imbauan kita tentunya tetap bahwa taati aturan-aturan yang sudah diberikan, karena semua kan tentunya demi keselamatan bersama. Dan tentunya kita juga akan melakukan pemantauan di lapangan memastikan itu semua berjalan dengan baik," tegas Rudijanta.

(Lukman Diah Sari)