Siklon Tropis CHAMPI
BMKG: Siklon Tropis Champi Picu Gelombang Tinggi di Indonesia Timur
Lukman Diah Sari • 19 October 2026 10:29
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan Siklon Tropis Champi telah memasuki wilayah pemantauan Indonesia. Meski pusat badai tidak melintasi daratan, siklon ini diprediksi memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Tanah Air.
Berdasarkan pemutakhiran data pada Senin, 19 Oktober 2026, Siklon Tropis Champi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96W. Sistem cuaca ini telah mencapai intensitas siklon tropis sejak 15 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB, saat masih berada di luar Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta.
"Untuk 24 jam ke depan, BMKG memperkirakan kecepatan angin maksimum dari siklon ini akan mengalami peningkatan," tulis keterangan BMKG. Sementara itu, intensitas badai diprakirakan bertahan pada level kategori empat dengan arah pergerakan menuju barat-barat laut.
Dampak Tidak Langsung
Fenomena alam ini turut memengaruhi kondisi cuaca maritim Indonesia. BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait dampak tidak langsung berupa gelombang laut tinggi yang berlaku hingga Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB.
(BMKG)
Gelombang laut kategori menengah (Moderate Sea) setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi melanda wilayah perairan berikut:
- Perairan Kepulauan Talaud
- Laut Maluku
- Perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua
- Samudra Pasifik bagian utara mulai dari Maluku hingga Papua