Hujan Deras, Sungai Simalagi Meluap Rendam 2 Desa di Mandailing Natal

Ilustrasi banjir. (Foto: BNPB)

Hujan Deras, Sungai Simalagi Meluap Rendam 2 Desa di Mandailing Natal

Lukman Diah Sari • 29 October 2026 15:14

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara. Banjir dipicu hujan deras yang terjadi pada Rabu, 28 Oktober 2026, mulai pukul 18.00 WIB. 

"(Hujan deras) Memicu peningkatan debit air Sungai Simalagi hingga meluap dan membanjiri rumah warga," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam rilis resmi, Kamis, 29 Oktober 2026. 

Berton mengungkapkan, sebanyak dua desa yang berada di dua kecamatan terdampak banjir. Adapun wilayah tersebut adalah Desa Binanga di Kecamatan Huta Bargot dan Desa Rumbio di Kecamatan Panyabungan Utara.

"Banjir menyebabkan 32 unit rumah terendam dan 1 fasilitas ibadah terdampak. Banjir juga sempat melumpuhkan jalan sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," ungkap dia. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mandailing Natal segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. BPBD melaporkan saat ini ketinggian air berangsur surut.

"Jalan yang sempat terendam saat ini sudah dapat kembali dilalui kendaraan," jelas dia.

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.

BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan terus memonitor informasi cuaca dari BMKG, menyiagakan Tim Reaksi Cepat, dan memastikan kesiapan peralatan serta logistik kedaruratan. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada periode 30 Oktober hingga 2 November 2026 cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.

Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Banten Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara wilayah yang perlu siaga akan hujan lebat hingga sangat lebat adalah Provinsi Kalimantan Barat. Sementara wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang berada di Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. 

"Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan angin kencang diimbau untuk membersihkan drainase lingkungan, memangkas dahan pohon yang rapuh, serta memperkuat atap rumah," pesan dia.

(Lukman Diah Sari)