Ilustrasi: Pexels
Haid Tak Kunjung Datang? 5 Doa agar Segera Datang Bulan
Riza Aslam Khaeron • 15 September 2026 07:00
Jakarta: Haid merupakan kondisi biologis yang dialami perempuan sebagai bagian dari siklus menstruasi dan menjadi salah satu tanda bahwa sistem reproduksi sedang menjalankan fungsi normalnya. Telat haid kerap kali menimbulkan kekhawatiran sebab hal tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada siklus menstruasi atau sistem reproduksi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam Islam, terdapat beberapa doa yang dapat diamalkan oleh muslimah untuk memohon agar siklus menstruasi berjalan dengan lancar dan segera datang. Berikut merupakan doa cepat haid yang dapat diamalkan oleh muslimah:
Doa Cepat Haid untuk Muslimah
Telat haid kerap kali tidak hanya dikaitkan dengan kehamilan, tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran akan adanya gangguan atau penyakit lain yang memengaruhi kondisi tubuh dan sistem reproduksi. Terdapat sejumlah doa untuk memohon kesembuhan kepada Allah Swt. yang dapat dipanjatkan untuk memperlancar haid.Berikut sejumlah doa untuk mempercepat haid:
1. Doa Meminta Kesembuhan agar Cepat Haid
Doa ini merupakan doa untuk memohon perlindungan kepada Allah Swt. dari rasa sakit atau kondisi yang dikhawatirkan. Doa ini dapat diamalkan agar tubuh tetap sehat sehingga siklus menstruasi dapat berjalan normal..jpg)
Bismillah (dibaca 3 kali). A‘udzu billahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru (dibaca 7 kali).
Artinya: "Dengan nama Allah (dibaca tiga kali), aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan yang aku khawatirkan (dibaca tujuh kali)."
2. Doa Mohon Kesehatan
Doa berikut berisi permohonan kepada Allah Swt. agar diberikan keselamatan dan kesehatan dalam kehidupan, termasuk kesehatan tubuh dan kondisi diri secara keseluruhan.
.jpg)
Allahumma inni as-alukal ‘afiyah fid dunya wal akhirah, allahumma inni as-alukal ‘afwa wal afiyah fi dini wa dun-yaya wa ahli wa mali, allahumma-stur ‘aurati wa amin rau‘ati.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kesehatan (kebajikan dan keselamatan) dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut."
3. Doa Terhindar dari Penyakit
Doa ini diamalkan sebagai permohonan perlindungan kepada Allah Swt. agar terhindar dari berbagai penyakit dan gangguan kesehatan..jpg)
Allahumma inni a‘udzu bika minal barashi, wal jununi, wal judzami, wa sayyi'il asqami.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk lainnya."
4. Doa Sayyidah 'Aisyah r.a.
Doa ini berisi ungkapan syukur kepada Allah Swt. dalam berbagai keadaan sekaligus permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan..jpg)
Alhamdulillahi 'ala kulli halin wastaghfirullaha min kulli dzambin.
Artinya: "Segala puji bagi Allah atas segala kondisi dan aku memohon ampunan kepada Allah dari segala dosa."
5. Doa Nabi Ayyub a.s. dalam Surah Al-Anbiya' Ayat 83
Doa Nabi Ayyub a.s. dapat diamalkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah Swt. ketika mengalami kesulitan atau kondisi yang tidak diharapkan. Doa ini memuat pengakuan atas keadaan yang dialami sekaligus keyakinan bahwa Allah merupakan Tuhan Yang Maha Penyayang..jpg)
Wa Ayyuba idz nada rabbahu anni massaniyad-durru wa Anta arhamur-rahimin.
Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, '(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.'"
Keistimewaan Haid bagi Muslimah
Haid menjadi bagian dari fitrah dan ketetapan untuk para perempuan yang diberikan oleh Allah Swt. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam H.R. Bukhari dan Muslim, saat 'Aisyah r.a. hendak melaksanakan ibadah haji, tetapi mengalami haid, Rasulullah saw. bersabda:.jpg)
Artinya: "Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan bagi anak-anak perempuan Adam."
Perempuan yang sedang haid bukan membawa najis atau aib, melainkan perempuan yang sedang diberikan keringanan oleh Allah Swt. untuk tidak melakukan kewajiban seorang muslim seperti berpuasa dan salat.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadis 'Aisyah r.a. bahwa perempuan yang haid diperintahkan untuk mengqada puasa, tetapi tidak diperintahkan untuk mengqada salat:
.jpg)
Artinya: "Kami dahulu mengalami haid, lalu kami diperintahkan untuk mengqada puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqada salat." (H.R. Muslim no. 335)
Ketentuan dan keringanan yang diberikan oleh Allah Swt. untuk muslimah yang sedang mengalami haid menunjukkan bahwa ajaran Islam menempatkan posisi seorang muslimah begitu istimewa dan dihormati. Demikian doa yang dapat diamalkan untuk mempercepat haid.
(Yaumil Tianri Rahmi)