Pesawat ATR Indonesia Air Transport Layak Terbang Saat Take Off dari Bandara Adisutjipto

Tim Basarnas di lokasi diduga jatuhnya Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. MI

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Layak Terbang Saat Take Off dari Bandara Adisutjipto

Ahmad Mustaqim • 17 January 2026 19:44

Yogyakarta: Otoritas Bandara Adisutjipto Yogyakarta menyatakan semua prosedur standar operasi telah dijalankan untuk pesawat ATR milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak dalam penerbangan menuju Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Manajer Umum PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Adisutjipto, Kolonel Penerbang Wibowo Cahyono Soekadi, mengatakan pesawat tersebut berangkat dari Bandara Adisutjipto (JOG) pukul 08.08 WIB.

"Tadi pagi (pesawat) memang berangkat dari bandara Adisutjipto JOG, take off 08.08 WIB," kata Wibowo di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut dia, pesawat telah menjalani pemeriksaan sebelum beroperasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat dalam kondisi layak terbang.

"Semua prosedur keberangkatan sampai pemeriksaan di X-ray sudah kami lakukan sesuai peraturan yang berlaku di bandara. Kemudian di ruang tunggu, kemudian boarding menuju ke Makassar," jelas Wibowo.
 


Selain itu, data manifest yang beredar menunjukkan ada 11 orang di pesawat tersebut. Sebanyak delapan orang berstatus kru, yakni Andy Dahananto (Kapten Pilot); Yudha Mahardika (First Officer); Sukardi (pilot latih); Hariadi (Petugas Operasi Penerbangan); Franky D. Tanamal dan Junaidi (teknisi penerbangan); Florencia Lolita dan Esther Aprilita S (pramugari).

Sementara itu, tiga penumpang yakni Deden, Ferry, dan Yoga. Namun, Wibowo menyebut jumlah total penumpang berbeda dengan data manifest tersebut.

"Total kru ada 7 orang, penumpang ada 3 orang," kata Wibowo.


Rekaman rute penerbangan pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport di Maros, Sulawesi Selatan. MI

Wibowo enggan menjawab berbagai pertanyaan lebih lanjut saat memberikan keterangan. Saat dikonfirmasi mengenai kepastian nomor tipe pesawat ATR, apakah seri 400 atau 42-400, ia juga tidak memberikan jawaban.

Sebelumnya, pesawat ATR Indonesia Air Transport rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 13.17 Wita di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Basarnas Makassar telah mengirimkan 25 personel awal ke lokasi. Kantor SAR (Kansar) Makassar juga mengerahkan tim rescue dengan sejumlah peralatan, termasuk satu unit mobil truk personel, satu unit drone, dan satu unit mobil rescue.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)