PPIH Imbau Calon Jemaah Proaktif Kendalikan Komorbid dan Hindari Kelelahan

Kasi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi Edi Supriyatna (kanan) memberikan keterangan di Mushola Tower 4, Hotel Al Hidayah, Makkah, Minggu (10/5/2026). ANTARA/Citro Atmoko

PPIH Imbau Calon Jemaah Proaktif Kendalikan Komorbid dan Hindari Kelelahan

Achmad Zulfikar Fazli • 10 May 2026 23:47

Makkah: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau calon jemaahhaji asal Indonesia untuk proaktif mengendalikan penyakit penyerta atau komorbid dan menghindari kelelahan agar ibadah di Tanah Suci berjalan optimal. Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menekankan pentingnya adaptasi fisik dan pengaturan tenaga bagi para calon jemaah selama berada di Makkah.

"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah, dilansir dari Antara, Minggu, 10 Mei 2026.

Edi memaparkan perlunya langkah antisipasi yang tepat berdasarkan pemetaan tren kesehatan calon jemaah yang baru tiba. Bagi calon jemaah haji gelombang kedua yang tiba di Makkah dari Jeddah, fokus utama tim kesehatan adalah memastikan kondisi komorbid bawaan dari Tanah Air, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, tetap terkendali.

Pengendalian yang baik melalui kedisiplinan minum obat dan istirahat sangat diperlukan agar penyakit tersebut tidak kambuh saat berada di Tanah Suci.

Sementara itu, dia menyebutkan, calon jemaah haji gelombang pertama yang tiba dari Madinah sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan. Namun, setelah menghabiskan waktu sekitar sembilan hari di Madinah, tantangan utama yang perlu diantisipasi adalah potensi gangguan kesehatan akibat faktor cuaca.

Ilustrasi ibadah haji. Dok. Istimewa

Baca Juga: 

Calon Jemaah Haji Diminta Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Padat

Edi mengingatkan cuaca yang berbeda dapat memicu kurangnya cairan atau dehidrasi dan kelelahan fisik. Oleh karena itu, para calon jemaah haji diminta untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan waktu istirahat, serta disiplin menjaga asupan cairan agar tubuh tetap bugar hingga puncak pelaksanaan ibadah haji.

Total calon jemaah haji Indonesia tahun ini (musim haji 1447 H/2026 M) sekitar 221.000 jemaah, terdiri 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Kuota tersebut merupakan alokasi resmi dari pemerintah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bersama otoritas Arab Saudi untuk Indonesia pada musim haji 2026. Provinsi dengan kuota terbesar tahun ini adalah Jawa Timur sebanyak 42.409 jemaah, Jawa Tengah dengan 34.122 jemaah, dan Jawa Barat 29.643 jemaah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)