AS Serang Pelabuhan Iran, Sebut Bukan Akhir Gencatan Senjata

Kapal perang Amerika Serikat (AS) dalam operasi di perairan Timur Tengah. Foto: Anadolu

AS Serang Pelabuhan Iran, Sebut Bukan Akhir Gencatan Senjata

Fajar Nugraha • 8 May 2026 09:13

Washington: Militer Amerika Serikat (AS) melakukan serangan di pelabuhan Qeshm dan Bandar Abbas, Iran pada Kamis 8 Mei 2026.

"Seorang pejabat senior AS memberi tahu saya bahwa itu adalah serangan militer AS di pelabuhan Qeshm dan Bandar Abbas beberapa saat yang lalu, tetapi menambahkan bahwa ini bukan dimulainya kembali perang atau berakhirnya gencatan senjata," kata Jennifer Griffin di platform X, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat 8 Mei 2026.

Pejabat itu juga mengonfirmasi kepada Fox News bahwa Arab Saudi dan Kuwait tiba-tiba menghentikan izin bagi AS untuk menggunakan pangkalan dan wilayah udara mereka untuk “Project Freedom,” sebuah keputusan yang menurut pejabat itu telah dibatalkan.

Fox News mengatakan militer AS juga baru saja menyerang pos pemeriksaan angkatan laut Bandar Kargan di Minab, Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukannya mencegat serangan Iran yang "tidak beralasan" dan membalas dengan "serangan pertahanan diri" saat kapal perang AS melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman pada hari Kamis.

Tidak ada aset AS yang terkena serangan saat tiga kapal perusak rudal berpemandu Angkatan Laut AS melintasi Selat Hormuz, katanya.

"Komando Pusat AS (CENTCOM) melenyapkan ancaman yang masuk dan menargetkan fasilitas militer Iran yang bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan AS, termasuk lokasi peluncuran rudal dan drone; lokasi komando dan kendali; dan pusat intelijen, pengawasan, dan pengintaian," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)