Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto. Foto: Dok/Antara.
Pengakuan Sopir Taksi Green SM Jelang Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Anggi Tondi Martaon • 8 May 2026 19:07
Jakarta: Polda Metro Jaya membeberkan keterangan sopir taksi Green SM berinisial RRP yang berhasil selamat saat insiden kecelakaan kereta api di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026. Sopir tersebut mengaku mobil listrik yang dikendarainya berhenti atau mati di perlintasan sebidang jalur kereta api.
"Pada saat sopir ingin keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa. Transmisi berpindah ke parkir," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dikutip dari Antara, Jumat, 8 Mei 2026.
Budi menjelaskan sopir tersebut mencoba untuk mematikan kendaraan, membuka, baru bisa menurunkan kaca mobil.
"Sehingga sopir bisa keluar selamat dari kendaraan itu dibantu oleh warga sekitar melalui jendela mobil bagian sopir," ungkap Budi.
"Ini masih didalami. Apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kendaraan mobil taksi online. Ini masih didalami oleh Puslabfor, begitu juga masih didalami oleh KNKT secara paralel," ujarnya.
Budi juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu hasil pendalaman tersebut. Pihaknya juga akan memperbarui tentang informasi hasil dari Puslabfor termasuk dari KNKT.
Sebelumnya, Budi menyampaikan bahwa sopir taksi listrik Green SM berinisial RRP yang terlibat kecelakaan kereta api di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, baru masuk kerja hari ketiga saat insiden.
.jpg)
Kecelakaan kereta api di Bekasi. Foto: Istimewa.
“Dari hasil keterangan driver atau pun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi.
Saat diperiksa, RRP mengaku hanya mendapatkan pelatihan singkat selama satu hari sebelum mulai bekerja. Pelatihan tersebut pun hanya sebatas pengenalan fitur dasar mobil listrik.
"Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” kata Budi.