Ilustrasi kota mandiri Meikarta. Foto: dok Lippo Group.
Kawasan Kota Mandiri di Koridor Timur Jakarta Masuki Fase Hunian Aktif
Ade Hapsari Lestarini • 27 January 2026 18:16
Cikarang: Kawasan kota mandiri di koridor Timur Jakarta, Meikarta, menunjukkan perkembangan bertahap sepanjang 2025. Hal ini ditandai dengan proses serah terima unit apartemen yang berjalan konsisten dan meningkatnya tingkat hunian.
Sepanjang 2025, kawasan tersebut tidak hanya berkembang sebagai area hunian, tetapi juga mulai berfungsi sebagai ekosistem urban yang aktif dengan aktivitas harian yang stabil. Proses pembangunan memberikan manfaat nyata bagi penghuni, investor properti, serta bagi pelaku usaha.
PT Mahkota Sentosa Utama, pengembang Meikarta, mencatat lebih dari 3.600 unit telah dihuni, serta lebih dari 16.500 unit sudah diselesaikan. Kondisi tersebut menunjukkan kawasan ini telah memasuki fase hunian aktif dengan populasi yang terus bertambah.
Bertambahnya jumlah penghuni turut menjaga dinamika kawasan dan mendorong optimalisasi fasilitas yang tersedia. Sejumlah fasilitas penunjang telah beroperasi, mulai dari layanan kesehatan, ritel, kuliner, perbankan, hingga pendidikan. Selain itu, fasilitas skala kawasan seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sarana transportasi umum turut mendukung mobilitas penghuni.
Ruang terbuka hijau dan area publik juga menjadi bagian dari aktivitas kawasan. Taman kota dan area danau dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan komunitas dan acara berskala besar, yang turut menarik kunjungan dari luar kawasan.

Memperkuat potensi pertumbuhan nilai properti
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama Indra Azwar menyatakan, pengembangan kawasan diarahkan untuk menghadirkan lingkungan hunian yang berfungsi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.
"Serah terima unit sepanjang 2025 serta kelanjutan proses pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun kawasan yang berfungsi dan berkelanjutan," ujar dia, dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Januari 2026.
Keberlanjutan serah terima unit ini memastikan bertambahnya jumlah penghuni dari waktu ke waktu, sehingga denyut kawasan tetap terjaga dan terus berkembang. Pengembang juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penyelesaian proyek di masa depan, sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan Meikarta sebagai kota mandiri yang berfungsi penuh.
Indra menambahkan, serah terima unit yang berkelanjutan memberikan kepastian hunian bagi penghuni sekaligus memperkuat pembentukan komunitas dan lingkungan sosial. Bertambahnya jumlah penghuni juga mendorong pemanfaatan fasilitas kawasan secara lebih optimal, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan dinamika kawasan yang aktif, aman, dan nyaman.
Bagi investor properti, konsistensi serah terima unit menjadi indikator keberlanjutan pengembangan kawasan serta memperkuat potensi pertumbuhan nilai properti dalam jangka menengah dan panjang. Sementara bagi pelaku usaha, peningkatan tingkat hunian menciptakan pasar internal yang lebih besar dan stabil, sehingga membuka peluang usaha yang berkelanjutan di area komersial dan layanan kebutuhan harian.
Ia menegaskan, kawasan tersebut akan terus dikembangkan sebagai kota mandiri yang memberikan kenyamanan bagi penghuni, nilai jangka panjang bagi investor, serta peluang usaha bagi pelaku bisnis.