Sesi talkshow dalam acara Asa Dara yang digelar Daraloka untuk meningkatkan kesadaran mengenai PMOS dan menghapus stigma terhadap perempuan. (Foto: Shdiqi Syaamil Henggajaya @henggajaya)
Daraloka Gelar Asa Dara untuk Tingkatkan Kesadaran tentang PMOS
Patrick Pinaria • 30 July 2026 11:13
Jakarta: Daraloka, program Community Development yang diinisiasi oleh mahasiswa dan mahasiswi konsentrasi Marketing Communication LSPR Institute of Communication & Business, sukses menggelar acara puncaknya, Asa Dara, di Tamananda Lifestyle Park, Cilandak, pada Minggu, 26 Juli 2026. Mengusung tema 'Beyond the Stigma: How Indonesian Culture Shapes Women’s Wounds', kegiatan ini mengajak masyarakat untuk lebih memahami kesehatan hormonal perempuan, khususnya PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome), sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap stigma sosial dan budaya yang masih dihadapi perempuan di Indonesia.
Acara diawali dengan PMOS Yoga, kemudian dilanjutkan dengan konferensi pers yang menghadirkan dosen pembimbing LSPR Institute of Communication & Business, Founder Komunitas Kata Nona, Ketua Daraloka, dan media partner untuk memperkenalkan kampanye serta tujuan program Daraloka.
Daraloka juga menghadirkan 'Dara Bersuara', sebuah interactive exhibition yang mengangkat cerita mengenai stigma, tekanan sosial, dan perjalanan para PMOS fighter. Pameran ini menampilkan berbagai instalasi interaktif, seperti Visual Installation, Audio Experience yang difasilitasi oleh Love Line, Message of Love, hingga Interactive Wall.

Peserta, panitia, narasumber, dan mitra berfoto bersama usai penyelenggaraan Asa Dara di Tamananda Lifestyle Park, Cilandak, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026. (Foto: Agung Prasetyo Teguh Wahono @agngprsy)
Pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama lebih dari 10 seniman lokal yang bertujuan membangun kesadaran, menumbuhkan empati, serta menghadirkan ruang aman bagi perempuan untuk saling mendukung.
Sesi utama dalam acara ini berupa talkshow bertajuk 'Menjadi Perempuan' yang membahas pengaruh stigma sosial, budaya, dan ekspektasi terhadap perempuan, khususnya perempuan dengan PMOS. Talkshow menghadirkan dr. Mahatmasara Adhiwasa, Sp.OG, RA Oriza Sativa, S.Psi., Psi., CH., CCR, Prily Soetiman, dan Aya Canina, serta dipandu oleh Hapsa Arafa.
Sebagai bentuk refleksi diri, peserta juga mengikuti dua sesi workshop dari Flora Craftee, yaitu 'Rangkai Rupa Diri: Bracelet Charm' yang mengajak peserta membuat gelang sebagai simbol dukungan dari orang-orang terdekat, serta 'Rangkai Rupa Diri: Flower Arrangement' yang mengajak peserta merangkai bunga sebagai bentuk self-love dan penerimaan diri.
Acara ditutup dengan Karaoke Night bertema 'No Sad Songs'. Pada sesi ini, peserta saling membagikan kartu bertuliskan 'You Made Someone’s Night Better' sebagai bentuk apresiasi, yang kemudian ditutup dengan penampilan dari DJ Tithanauli.
"Daraloka, menjadi bukti nyata dalam mempraktikkan konsep dan teori menjadi suatu acara, kampanye, baik offline maupun online, dan aktivasi yang melibatkan banyak mitra, sehingga membentuk pemahaman bagi audiens atau peserta yang hadir akan isu PMOS, kesetaraan, dan inklusifitas," ujar Melvin Bonardo Simanjuntak, M.I.Kom, selaku dosen pengampu mata kuliah Community Development.
"Bersama Daraloka, Kata Nona percaya bahwa membicarakan PMOS secara terbuka adalah bentuk keberpihakan pada perempuan; mengakui ketubuhan dan tantangan psikososial mereka, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas lain," ujar founder komunitas Kata Nona, Aya Canina.
Ovie Noviarani dari tim Event and Partnership Tamananda Lifestyle Park menyampaikan apresiasi kepada Departemen Marketing Communications LSPR Institute of Communication & Business yang telah mempercayakan Tamananda Park sebagai lokasi penyelenggaraan Asa Dara, hasil kolaborasi Daraloka dan Kata Nona. Menurutnya, pihaknya berkomitmen mendukung kolaborasi yang mendorong kreativitas, inovasi, dan keunggulan.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat mendukung acara ini, dan kami tetap berkomitmen membangun kolaborasi yang bermakna untuk menginspirasi kreativitas, inovasi, dan keunggulan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dan berharap acara ini berjalan dengan sukses," ujar Ovie.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Daraloka berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap kesehatan hormonal perempuan, lebih memahami PMOS, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan bebas dari stigma.