Ilustrasi jembatan gantung putus. (Dokumentasi/ Metro TV)
13 Jembatan Gantung di Sintang Putus Diterjang Banjir
Silvana Febiari • 21 May 2026 19:39
Sintang: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 13 jembatan gantung di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, putus akibat terjangan banjir. Kerusakan infrastruktur tersebut terjadi pasca-banjir luapan yang melanda sejak Minggu, 17 Mei 2026.
"Tercatat ada 13 jembatan gantung yang putus serta satu akses jalan utama masih terendam air," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dilansir dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca Juga :
Jembatan Masa Depan
Putusnya jembatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim reaksi cepat di lapangan untuk distribusi pasokan bantuan darurat. Khususnya wilayah Kecamatan Kayan Hilir.
Berdasarkan data pemutakhiran yang diterima BNPB, jumlah korban terdampak sebanyak 5.078 kepala keluarga (KK). Lima unit rumah di antaranya mengalami rusak berat.
Para penyintas banjir tersebut merupakan warga dari 15 desa, di antaranya Desa Nanga Toran dan Pakak di Kayan Hulu; Desa Landau Beringin dan Nanga Mau di Kayan Hilir; serta Desa Sungai Sintang dan Bengkuang di Kelam Permai.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)
Saat ini, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang masih berupaya melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com