Dibagi 7 Kloter, Ribuan Calon Haji Kabupaten Malang Diberangkatkan Secara Bertahap

Pemberangkatan calon jemaah haji dalam beberapa kloter di Exit Tol Karanglo–Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu, 25 April 2026. (Metrotvnews.com/ Daviq Umar Al Faruq)

Dibagi 7 Kloter, Ribuan Calon Haji Kabupaten Malang Diberangkatkan Secara Bertahap

Daviq Umar Al Faruq • 26 April 2026 16:50

Malang: Sebanyak 1.637 calon haji asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, tercatat berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ribuan calon haji tersebut terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan secara bertahap.

Bupati Malang, M Sanusi, menegaskan ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menunaikannya. Ia menyebut keberangkatan jemaah sebagai anugerah besar yang harus disyukuri dengan penuh keikhlasan.

“Kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah yang sangat besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, jalankan ibadah ini dengan penuh keikhlasan, kesabaran, serta niat yang tulus semata-mata untuk beribadah,” tegas Sanusi di Malang, dikutip Minggu, 26 April 2026. 
 


Sanusi secara langsung melepas keberangkatan calon jemaah haji dalam beberapa kloter di Exit Tol Karanglo–Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Salah satunya adalah Kloter 17 yang diberangkatkan sebanyak 376 orang pada Sabtu siang, 25 April 2026.

Pada musim haji tahun ini, total 1.637 jemaah Kabupaten Malang terbagi dalam tujuh kloter, yakni kloter 12 sebanyak dua orang, kloter 14 sebanyak 359 orang, kloter 15 sebanyak 376 orang, kloter 16 sebanyak 376 orang, kloter 17 sebanyak 376 orang, kloter 18 sebanyak 140 orang, serta kloter 30 sebanyak 8 orang. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Pemberangkatan calon jemaah haji dalam beberapa kloter di Exit Tol Karanglo–Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu, 25 April 2026. (Metrotvnews.com/ Daviq Umar Al Faruq)


Pemerintah Kabupaten Malang disebut telah berupaya memberikan pelayanan maksimal demi kelancaran proses pemberangkatan jemaah. Upaya tersebut dilakukan bersama seluruh pihak terkait guna memastikan jemaah dapat berangkat dengan nyaman dan aman.

“Pemerintah Kabupaten Malang bersama seluruh pihak terkait telah berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran proses pemberangkatan ini. Kami juga berkomitmen memastikan jemaah tidak terbebani, termasuk dengan menjaga agar tidak terjadi kenaikan biaya penerbangan yang memberatkan,” ungkap Sanusi.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya keselamatan, keamanan, serta kebersamaan antarjemaah selama menjalankan rangkaian ibadah.

Pada kesempatan itu, ia mengajak jemaah untuk memperbanyak selawat sebagai penguat spiritual selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, amalan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kekhusyukan ibadah.

“Saya mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW di setiap kesempatan. Di mana pun panjenengan berada, lantunkan sholawat sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah, sekaligus sebagai penguat hati dalam menjalankan ibadah,” imbuh Sanusi.


Pemberangkatan calon jemaah haji dalam beberapa kloter di Exit Tol Karanglo–Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu, 25 April 2026. (Metrotvnews.com/ Daviq Umar Al Faruq)


Tak hanya itu, Sanusi juga menitipkan pesan agar jemaah menjaga sikap dan perilaku selama berada di Tanah Suci. Hal ini dinilai penting untuk mencerminkan akhlak mulia sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Malang di tingkat internasional.

“Saya titip pesan agar seluruh jemaah dapat menjaga sikap dan perilaku, sehingga mencerminkan akhlak mulia serta menjaga nama baik Kabupaten Malang di mata dunia internasional. Perbanyak selawat dan istighfar, serta manfaatkan kesempatan berharga ini untuk beribadah dengan khusyuk dan memperbanyak doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun kemajuan Kabupaten Malang,” tutur Sanusi.

Dengan pelepasan tersebut, diharapkan calon jemaah haji Kabupaten Malang dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat. Pemerintah daerah juga berharap para jemaah memperoleh predikat haji mabrur sepulang dari Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke Tanah Air menjadi haji yang mabrur dan membawa kebaikan bagi keluarga maupun daerah,” ungkap Sanusi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)