Pemprov Sumut Targetkan Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (tengah) meninjau hunian sementara di kawasan Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Ahad (1/3/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Pemprov Sumut Targetkan Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Whisnu Mardiansyah • 10 March 2026 23:40

Medan: Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut) memastikan jumlah pengungsi korban terdampak pascabencana hidrometeorologi turun drastis menjelang Lebaran 2026. Pemerintah daerah menargetkan tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda saat Hari Raya Idulfitri nanti.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan Pemprov Sumut terus mendorong percepatan penanganan para pengungsi hingga mencapai target nol pengungsi di tenda pengungsian.

"Kita harap sebelum Lebaran, pengungsi sudah tidak lagi di tenda," ungkap Basarin di Medan seperti dilansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurutnya, sebagian pengungsi sudah mulai menempati hunian sementara (huntara), dan masih terdapat ribuan unit huntara lagi yang akan disiapkan untuk dihuni. Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Sumatra Utara per 1 Maret 2026 mencatat 3.554 jiwa atau 921 kepala keluarga masih mengungsi di dua kabupaten di Sumut. Ribuan pengungsi itu tersebar di Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 2.564 jiwa, dan Kabupaten Tapanuli Selatan berjumlah 990 jiwa.

Basarin yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Posko Tanggap Bencana Sumut mengungkapkan progres pembangunan huntara secara keseluruhan telah mencapai angka 90 persen lebih.

"Untuk keseluruhan progres pembangunan huntara sudah masuk di angka 90-an persen," kata Basarin.
 


Pemprov Sumut juga mendorong seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi dengan mempercepat pemindahan pengungsi dari tenda ke huntara. Beberapa titik huntara telah dihuni masyarakat terdampak bencana di tiga kabupaten di Sumut, yakni Lapangan Bola Simarpinggan sebanyak 186 unit, Dusun Aek Latong Desa Marsada sebanyak 118 unit, dan PTPN IV Regional I Afdeling III Kebun Batang Toru sebanyak 129 unit di Tapanuli Selatan.

Kemudian di Adiankoting sebanyak 40 unit di Tapanuli Utara, serta di Tapanuli Tengah meliputi Asrama Haji Pinangsori 52 unit, Lahan Balerong Pasar Tukka 12 unit, dan Lahan Rusunawa Pandan 90 unit. Sementara sejumlah titik pembangunan huntara lainnya di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah hingga kini masih dalam tahap penyelesaian.


Pembangunan huntap dan huntara warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. (Dok Bakom RI)

"Untuk Tapanuli Selatan tanggal 15 Maret ini diharapkan sudah masuk ke huntara. Karena huntaranya baru siap di tanggal tersebut," jelas Basarin.

Selain penyediaan hunian sementara, para pengungsi di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah juga menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Bantuan ini ditujukan bagi pengungsi yang memilih tidak tinggal di huntara. "Proses penyaluran DTH sudah berlangsung, dan terus dicairkan sesuai kelengkapan BNBP atau by name by address," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)