UEA Lumpuhkan 278 Rudal Balistik dan 1.540 Drone Sejak Konflik Iran

Lintasan rudal Iran di atas langit Israel. Foto: Anadolu

UEA Lumpuhkan 278 Rudal Balistik dan 1.540 Drone Sejak Konflik Iran

Fajar Nugraha • 13 March 2026 12:24

Abu Dhabi: Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah mencegat sedikitnya 278 rudal balistik, 1.540 drone, dan 15 rudal jelajah sejak serangan Iran dimulai akhir bulan lalu. 

Dalam eskalasi terbaru, militer UEA kembali menembak jatuh 10 rudal balistik dan 26 drone tambahan.

Rangkaian serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan enam orang yang terdiri dari warga negara UEA, Pakistan, Nepal, dan Bangladesh. Selain itu, sebanyak 131 orang lainnya luka-luka, termasuk warga negara Turki, Mesir, dan Pakistan.

Melalui pernyataan resmi di media sosial X, Kementerian Pertahanan UEA menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan negara.

"UEA tetap sepenuhnya siap menghadapi ancaman apa pun dan akan menindak tegas setiap upaya yang merusak keamanan negara guna memastikan perlindungan kedaulatan, stabilitas, serta kepentingan nasional," tulis kementerian tersebut, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat, 13 Maret 2026.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah memuncak sejak serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari lalu. Otoritas Iran mengeklaim serangan tersebut telah menewaskan sekitar 1.300 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya di pihak mereka.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. Posisi UEA sebagai salah satu mitra strategis AS menjadikannya salah satu target utama dalam serangan balasan lintas batas tersebut.


(Kelvin Yurcel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)