Komunitas Train Photograph Indonesia saat melakukan edukasi keselamatan ke pengendara. Foto: Dok. Pribadi
Komunitas Pecinta Kereta: Penyambung Aspirasi Masyarakat hingga Kawal Mutu Transportasi
Metro TV • 20 September 2026 22:00
Jakarta: Pengguna kereta mungkin akrab dengan pemandangan sejumlah orang yang mengabadikan momen ketika kereta melintas, mulai dari anak-anak hingga dewasa dengan bermodalkan gawai hingga kamera profesional. Mereka merupakan para pecinta kereta.
Salah satu komunitas yang menaungi mereka adalah Train Photograph Indonesia. Komunitas ini ditujukan bagi pemburu foto kereta yang didirikan di Bekasi, Jawa Barat, sejak sembilan tahun lalu.
Tidak hanya menjepret kereta, komunitas ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat secara langsung kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam berbagai forum, mulai dari perbaikan fasilitas hingga penambahan armada pernah diusulkan. Bahkan, beberapa usulan telah terwujud.
“Kita mengusulkan seperti peninggian peron karena kita tahu beberapa stasiun ada yang peronnya terlalu rendah, kemudian seperti pemasangan kanopi di Stasiun Bogor yang sudah dilaksanakan,” ujar anggota Train Photograph Indonesia Nabil kepada Metrotvnews.com di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu, 20 September 2026.

Komunitas Train Photograph Indonesia. Foto: Dok. Pribadi
Selain peningkatan fasilitas, Nabil mengungkapkan komunitasnya aktif menerima saran dari masyarakat soal penambahan armada. Hal itu kemudian disampaikan kepada pihak terkait.
“Train Photograph sudah mengusulkan langsung ke stakeholder terkait terutama KAI Commuter agar bisa menambahkan menjadi 12 SF (stamformasi) untuk seluruh rangkaian. Harapannya ketika sudah 12 SF di semua rangkaian di Jabodetabek, para penumpang sudah tidak terlalu chaos ketika berada di kereta, terutama saat rush hour,” papar Nabil.
Selain itu, komunitas dengan lebih dari 70 anggota tersebar di Jabodetabek itu aktif mengadakan edukasi hingga kegiatan sosial. Misalnya edukasi keselamatan pengendara di perlintasan sebidang hingga terjun sebagai relawan di posko mudik stasiun.
(Afifah Alfina)