Prabowo: Saya Ingin Rakyat Sejahtera, Tidak Ada Orang Lapar

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.

Prabowo: Saya Ingin Rakyat Sejahtera, Tidak Ada Orang Lapar

Gabriella Thesa Widiari • 19 September 2026 07:12

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera. Kepala Negara menginginkan rakyat terbebas dari kelaparan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

"Saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia," kata Prabowo, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 19 September 2026.

Ia mengatakan, kesejahteraan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan setiap keluarga mendapatkan pelayanan kesehatan. Setiap anak memperoleh makanan yang cukup.

"Tidak ada Bapak dan Ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo bertekad menekan angka stunting pada anak. Ia menilai persoalan stunting dan kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan fisik serta kecerdasan anak.

"Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah. Tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain," kata Prabowo.

Ia menekankan tidak ingin membiarkan masih ada rakyat Indonesia yang hidup dalam kelaparan atau anak-anak yang kehilangan masa depan akibat kekurangan gizi. “Saya tidak ingin lihat itu. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” ujar Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat, 18 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Ia pun mengajak seluruh kekuatan politik untuk menempatkan kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan bersama. Perbedaan pilihan maupun latar belakang politik tidak seharusnya menghalangi kerja sama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

“Tentunya kita semua ingin Indonesia itu adil dan makmur. Kita ingin rakyat kita sejahtera,” kata Prabowo.

(Gabriella Thesa Widiari)