Ternyata Segini Gaji Tentara AS!

Ilustrasi tentara AS. Foto: Dok National Guard

Ternyata Segini Gaji Tentara AS!

Eko Nordiansyah • 24 January 2026 17:17

Jakarta: Tentara Amerika Serikat (AS) memegang posisi pertama sebagai tentara dengan jumlah upah tertinggi di dunia. Seperti halnya di Indonesia, besaran gaji tentara AS ditentukan berdasarkan pangkat dan masa kerja. Tak hanya itu, mereka juga memperoleh sejumlah tunjangan guna mendukung kesejahteraan para prajurit. 

Pembagian tentara AS

Berdasarkan keaktifan dan tugasnya, tentara AS terbagi ke dalam dua macam yakni anggota aktif (active duty) dan anggota cadangan (reserve components). Dilansir dari laman Today’s Military, tentara aktif bekerja penuh waktu dan tinggal di lokasi yang ditentukan, sedangkan tentara cadangan bekerja paruh waktu dan berlatih hanya dalam beberapa hari dalam sebulan karena mereka memiliki pekerjaan sipil biasa. 

Komponen gaji dan tunjangan tentara AS

Perbedaan antara keduanya juga menjadi penentu terhadap gaji yang diberikan, berikut merupakan rincian gaji keduanya, dilansir dari Today’s Military:
  1. Tentara aktif: Tentara aktif mendapatkan gaji pokok (basic pay) yang diberikan setiap dua minggu sekali selama bertugas aktif. Selain itu mereka juga memperoleh tunjangan perumahan dasar (BAH) serta tunjangan makan dasar (BAS) untuk menutupi kebutuhan biaya tempat tinggal dan makan selama bertugas. 
  2. Tentara cadangan: Karena hanya bekerja paruh waktu, tentara cadangan dan garda Nasional tidak mendapatkan gaji pokok bulanan secara utuh dan tunjangan lainnya melainkan hanya gaji latihan (drill pay). Mereka diberikan gaji sesuai dengan jumlah hari latihan. 
Namun, tentara cadangan bisa memperoleh gaji pokok dan tunjangan tempat tinggal serta makan dalam dua kemungkinan, pertama apabila mereka latihan selama berbulan-bulan secara penuh dan kedua jika negara memanggil mereka untuk berperang atau tugas negara selama enam bulan.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Penerapan gaji pokok dan khusus

Melansir dari Today’s Military, pendapatan militer terbagi ke dalam dua sumber utama, sebagai berikut:
  • Gaji pokok: Diberikan kepada semua prajurit dari semua cabang layanan yang besarannya ditentukan berdasarkan pangkat dan masa kerja. 
  • Gaji khusus (bonus insentif): Diberikan kepada anggota berdasarkan keahlian spesifik atau risiko tugas yang tinggi. Tunjangan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari tunjangan tugas berbahaya seperti keahlian terjun payung dan penjinak bom, hingga insentif bagi tenaga profesional seperti dokter, pilot, atau ahli bahasa asing. 

Besaran gaji tentara AS

Merangkum dari laman Indeed Career Guide, berikut merupakan rincian gaji pokok per tahun tentara AS dari pangkat terendah hingga tertinggi. 

Gaji tentara aktif (basic pay)

  • Private (E1): USD21.420 (Sekitar Rp342,7 juta).
  • Private (E2): USD24.008 (Sekitar Rp384,1 juta).
  • Private First Class (E3): USD25.246 (Sekitar Rp403,9 juta).
  • Corporal (E4): UDS27.964 (Sekitar Rp447,4 juta).
  • Sergeant (E5): USD30.499 (Sekitar Rp487,9 juta).
  • Staff Sergeant (E6): USD33.292 (Sekitar Rp532,6 juta).
  • Second Lieutenant (O1): USD40.629 (Sekitar Rp650 juta).
  • First Lieutenant (O2): USD46.814 (Sekitar Rp749 juta).
  • Captain (O3): USD54.176 (Sekitar Rp866,8 juta).
  • Major (O4): USD61.621 (Sekitar Rp985,9 juta).

Gaji tentara cadangan (drill pay)

  • Private (E1): USD3.748 (Sekitar Rp59,9 juta).
  • Private (E2): USD4.201 (Sekitar Rp67,2 juta).
  • Private First Class (E3): USD4.418 (Sekitar Rp70,6 juta).
  • Corporal (E4): USD4.893 (Sekitar Rp78,2 juta).
  • Sergeant (E5): USD5.337 (Sekitar Rp85,3 juta).
  • Staff Sergeant (E6): USD5.826 (Sekitar Rp93,2 juta).
  • Second Lieutenant (O1): USD7.110 (Sekitar Rp113,7 juta).
  • First Lieutenant (O2): USD8.192 (Sekitar Rp131 juta).
  • Captain (O3): USD9.480 (Sekitar Rp151,6 juta).
  • Major (O4): USD10.783 (Sekitar Rp172,5 juta).
Rincian gaji di atas merupakan gaji pokok saja atau dalam sistem militer AS disebut sebagai “uang jajan bersih”. Hal ini dikarenakan biaya hidup para tentara sepenuhnya ditanggung negara, seperti tempat tinggal, makan, asuransi kesehatan, hingga biaya dokter gigi. 

Tanpa perlu memikirkan biaya hidup dasar yang mahal, prajurit AS memiliki kebebasan finansial untuk mengalokasikan upahnya pada aset lain. Dengan pengelolaan yang tepat, menjadi tentara bukan sekadar pengabdian, melainkan jalur nyata menuju kekayaan dan stabilitas ekonomi. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)