Oman Tegaskan Komitmen terhadap Pelayaran Bebas Tarif di Selat Hormuz

Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Oman Tegaskan Komitmen terhadap Pelayaran Bebas Tarif di Selat Hormuz

Muhammad Reyhansyah • 23 June 2026 12:57

Muscat: Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap hukum internasional dan pelayaran yang aman tanpa pungutan biaya di Selat Hormuz setelah menggelar pertemuan dengan pejabat tinggi Iran.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X pada Senin, 22 Juni 2026, Albusaidi mengatakan pembicaraan dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berfokus pada nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat (AS), terutama terkait ketentuan mengenai Selat Hormuz.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah Ghalibaf dan Araghchi tiba di Oman untuk membahas pengelolaan jalur pelayaran strategis tersebut.

“Kami menegaskan komitmen terhadap hukum internasional dan pelayaran yang aman tanpa tarif,” tulis Albusaidi, dikutip dari Anadolu.

Pernyataan Albusaidi disampaikan sehari setelah Qatar dan Pakistan selaku mediator merilis pernyataan bersama menyusul berakhirnya perundingan Amerika Serikat dan Iran di resor Bürgenstock, Swiss.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa kedua pihak sepakat membentuk sebuah mekanisme koordinasi atau de-confliction cell yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Lebanon dengan fasilitasi Qatar serta Pakistan.

Mekanisme tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan penghentian operasi militer di Lebanon sebagaimana diatur dalam MoU Islamabad.

Amerika Serikat dan Iran menandatangani memorandum tersebut secara jarak jauh pekan lalu, yang membuka masa negosiasi selama 60 hari untuk menyelesaikan berbagai isu yang masih diperselisihkan, termasuk stok uranium yang telah diperkaya, program nuklir Iran, serta sejumlah persoalan lain yang belum terselesaikan.

Dokumen yang terdiri dari 14 poin itu juga memuat penghentian permanen operasi militer di seluruh front konflik, termasuk Lebanon, pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran, serta jaminan pelayaran aman bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Baca juga:  Ghalibaf Sebut Pengelolaan Selat Hormuz Tetap Berada di Tangan Iran

(Willy Haryono)