PPI Dunia Luncurkan Portal Beasiswa, Himpun Hampir 100 Program dari 68 Negara

PPI Dunia meluncurkan Portal Scholarship Guide yang menghimpun hampir 100 peluang beasiswa dari 68 negara. (PPI Dunia)

PPI Dunia Luncurkan Portal Beasiswa, Himpun Hampir 100 Program dari 68 Negara

Willy Haryono • 29 August 2026 15:19

Jakarta: Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) meluncurkan Portal Scholarship Guide, pusat informasi terpadu yang menghimpun hampir 100 peluang beasiswa dari 68 negara untuk jenjang pendidikan S1 hingga S3.

Portal tersebut dirancang untuk membantu pelajar Indonesia menemukan informasi studi luar negeri secara lebih terarah, mulai dari negara tujuan, jenjang pendidikan, jadwal pendaftaran, hingga persyaratan dan proses seleksi.

Informasi beasiswa internasional selama ini tersebar di berbagai platform sehingga calon pelamar perlu mencari dan membandingkan informasi dari banyak sumber. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pelajar dalam menentukan program yang sesuai dengan rencana pendidikan mereka.

Melalui Portal Scholarship Guide, PPI Dunia memetakan peluang pendidikan dari tiga kawasan utama jaringan PPI Dunia, yakni Asia-Oseania, Timur Tengah-Afrika, serta Amerika-Eropa.

Secara keseluruhan, portal tersebut mencakup hampir 100 program beasiswa yang tersebar di 68 negara dan mencakup jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3).

Peta Beasiswa dari 68 Negara

Berdasarkan siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu, 29 Agustus 2026, Koordinator PPI Dunia Andika Ibrahim Nasution mengatakan akses terhadap pendidikan global perlu dibuka seluas-luasnya bagi pelajar Indonesia tanpa dibatasi latar belakang sosial maupun ekonomi.

Menurut Andika, Portal Scholarship Guide diharapkan dapat membantu generasi muda Indonesia merancang perjalanan akademik internasional sekaligus mendorong mereka berkontribusi bagi Indonesia.

Direktur Festival Luar Negeri PPI Dunia Ridha Bahrul Ulum mengatakan panduan tersebut merupakan kontribusi diaspora pelajar Indonesia dari 68 PPI Negara.

Melalui semangat “Dari Pelajar untuk Negeri," publikasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Pengguna portal dapat menemukan informasi mengenai estimasi jadwal pendaftaran, beasiswa unggulan, negara tujuan, jenjang pendidikan, serta informasi penting lainnya.

Pemetaan tersebut juga memungkinkan calon pelamar mengeksplorasi negara dan program yang mungkin belum menjadi pilihan populer.

Dilengkapi Forum Diskusi dan Panduan Digital

PPI Dunia juga menyediakan WhatsApp Group Beasiswa sebagai ruang diskusi bagi pelajar yang sedang mencari atau mempersiapkan aplikasi beasiswa.

Forum tersebut dikelompokkan berdasarkan kategori program dan kawasan, termasuk LPDP, Australia Awards Scholarship (AAS), beasiswa Timur Tengah, beasiswa Asia, serta kategori lainnya.

Para peserta dapat bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan persiapan aplikasi dengan pelajar lain yang memiliki tujuan studi serupa.

Portal tersebut juga dilengkapi Diaspora Guide #101, booklet digital yang memuat informasi mengenai peluang beasiswa sekaligus gambaran kehidupan mahasiswa di berbagai negara.

Panduan tersebut mencakup informasi budaya dan bahasa, tips persiapan studi, serta pengalaman pelajar Indonesia yang telah menjalani pendidikan di luar negeri.

PPI Dunia juga tengah mengembangkan AI Agent Beasiswa, asisten berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menjawab pertanyaan seputar peluang dan persiapan beasiswa.

Layanan tersebut direncanakan tersedia melalui WhatsApp dan Telegram agar pelajar dapat memperoleh informasi secara lebih cepat melalui platform yang umum digunakan sehari-hari.

Dengan menggabungkan portal informasi, forum komunitas, panduan digital, dan teknologi AI, PPI Dunia menargetkan terbentuknya ekosistem informasi yang dapat mendampingi pelajar Indonesia sejak tahap eksplorasi hingga persiapan studi di luar negeri.

Informasi mengenai Portal Scholarship Guide dan layanan terkait dapat diakses melalui kanal resmi PPI Dunia serta QR Code yang tersedia.

Baca juga:  PPI Dunia Timtengka Gelar Simposium Bahas Geopolitik Timur Tengah di Oman

(Willy Haryono)