Penandatanganan kontrak lanjutan pekerjaan revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta. Foto: dok PTPP.
PTPP Raih Proyek Revitalisasi Terminal 1A Soekarno-Hatta Rp1,19 Triliun
Husen Miftahudin • 22 August 2026 12:00
Jakarta: PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh proyek lanjutan Revitalisasi Terminal 1A (T1A) Bandara Soekarno-Hatta dengan nilai kontrak Rp1,19 triliun termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Perolehan ini sekaligus memperkuat portofolio PTPP di sektor infrastruktur transportasi, khususnya pembangunan dan revitalisasi fasilitas bandar udara.
Sebagai salah satu infrastruktur transportasi udara strategis nasional, Bandara Soekarno-Hatta memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian. Revitalisasi Terminal 1A menjadi bagian dari pengembangan fasilitas bandar udara untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna jasa dan perkembangan industri penerbangan.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan perolehan proyek lanjutan tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap pengalaman dan kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek infrastruktur strategis.
"Dengan pengalaman, kapabilitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam proses konstruksi, kami optimistis proyek ini dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan layanan transportasi udara di Indonesia," ujar Joko seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dengan tambahan kontrak Rp1,19 triliun tersebut, PTPP semakin memperkuat portofolio perseroan di sektor infrastruktur transportasi. PTPP juga menyatakan pelaksanaan proyek akan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, keselamatan dan kesehatan kerja, inovasi konstruksi, serta pemanfaatan teknologi pada setiap tahapan pekerjaan.

(Desain revitalisasi Terminal 1A (T1A) Bandara Soekarno-Hatta. Foto: dok PTPP)
Gunakan teknologi digital dalam konstruksi
Dalam proyek tersebut, PTPP akan mengerjakan sejumlah pekerjaan yang mencakup preliminary, struktur, arsitektur, interior, lanskap, mekanikal, elektrikal, dan elektronik.
Pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas Terminal 1A serta mendukung kenyamanan dan pengalaman pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta.
PTPP juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi konstruksi melalui pemodelan serta pengelolaan informasi berbasis 3D, 4D, dan 5D. Perusahaan memanfaatkan Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), BIM 3D, dan virtual tour dalam mendukung proses konstruksi.
Selain itu, PTPP menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR), antara lain melalui DSX Utility Detection Solution dan Leica DS4000 Utility Detection System. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mengidentifikasi utilitas bawah tanah secara akurat sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara lebih aman dan terukur.