Mojtaba Khamenei Absen dari Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran

Mojtaba Khamenei tidak menghadiri prosesi doa pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran. (Press TV)

Mojtaba Khamenei Absen dari Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran

Willy Haryono • 6 July 2026 06:35

Teheran: Tiga putra mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri prosesi doa pemakaman di Kompleks Imam Khomeini Mosalla, Teheran, Minggu, 5 Juli 2026.

Namun, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, tidak tampak dalam upacara tersebut.

Televisi pemerintah Iran menayangkan Mostafa, Meysam, dan Masoud Khamenei berdiri di belakang peti jenazah ayah mereka serta empat anggota keluarga lain yang turut menjadi korban serangan udara pada 28 Februari lalu.

Ayatollah Ali Khamenei tewas bersama beberapa anggota keluarganya ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang kemudian memicu konflik selama beberapa pekan sebelum tercapai gencatan senjata.

Jenazah Khamenei sebelumnya disemayamkan untuk penghormatan dari para pejabat Iran dan delegasi asing sebelum dipindahkan ke area terbuka dalam peti kaca bersama jenazah putrinya, menantu laki-laki, menantu perempuan, dan cucunya yang masih berusia 14 bulan.

Hingga kini Mojtaba Khamenei belum pernah muncul di hadapan publik sejak ditunjuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi Iran. Menurut sumber yang dikutip Reuters, Mojtaba mengalami luka serius dalam serangan tersebut, termasuk cedera pada kaki serta luka di bagian wajah.

Seorang pelayat yang diwawancarai kantor berita Tasnim mengaku berharap dapat melihat Mojtaba menghadiri prosesi tersebut.

"Sampai detik terakhir sebelum doa dimulai, saya terus berharap beliau datang. Itu satu-satunya harapan kami," ujarnya, seperti dikutip dari The Korea Herald.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf turut menghadiri doa pemakaman bersama para pejabat tinggi negara. Salah satu putra Ali Khamenei tampak menangis saat imam memimpin doa penghormatan terakhir.

Ribuan warga Iran memadati kompleks Mosalla sejak Sabtu malam. Sebagian menangis dan memukul dada sebagai bentuk duka.

Jaringan Metro Teheran melaporkan sekitar tujuh juta perjalanan tercatat sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi seiring membludaknya warga menuju lokasi prosesi.

Menurut jadwal resmi, prosesi besar akan digelar di pusat Kota Teheran pada Senin sebelum jenazah dibawa ke Kota Qom. Selanjutnya jenazah akan diterbangkan ke Najaf dan Karbala di Irak, sebelum kembali ke Iran untuk dimakamkan di Kota Mashhad.

Pemerintah Iran menyatakan akan mengerahkan berbagai fasilitas transportasi, akomodasi, dan logistik untuk mendukung jutaan pelayat yang diperkirakan mengikuti rangkaian prosesi pemakaman.

Baca juga:  Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Diwarnai Seruan Balas Dendam terhadap Trump

(Willy Haryono)