Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Ganggu Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta

Suasana di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik S

Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Ganggu Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta

Hendrik Simorangkir • 5 September 2026 19:54

Tangerang: Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu pagi, 5 September 2026. Aktivitas penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia tersebut masih berjalan normal dan lancar.

Berdasarkan ASHTAM Nomor VAWR3739 yang diterbitkan pada pukul 09.10 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau berjarak sekitar 31,4 kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, 18,5 kilometer dari Bandara Pondok Cabe, dan 31,4 kilometer dari Bandara Halim Perdanakusuma.


"Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pengamatan menggunakan paper test VA telah dilakukan dan hingga saat ini tidak terdeteksi adanya abu vulkanik. Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan aman," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, di Tangerang. 


Tangkapan layar CCTV Pos di Kawasan Gunung Anak Krakatau. (Dokumentasi/ Magma Indonesia)


Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus memantau dan berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandara, serta maskapai penerbangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan, terutama di bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik.

"Kami mengimbau seluruh maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan penerbangan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi dan perkembangan terbaru melalui NOTAM/ASHTAM terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi sebaran abu vulkanik," jelas Lukman. 

(Silvana Febiari)