Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Super Flu Virus Berpotensi Jadi Pandemi Baru? Ini Penentunya
M. Iqbal Al Machmudi • 2 January 2026 08:33
Jakarta: Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A(H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi. Hal tersebut bergantung pada faktor terkait.
"Tergantung dari tiga faktor. Pertama apakah akan ada mutasi-mutasi yang lebih signifikan yang membuat H3N2 benar-benar baru seperti H1N1 pandemi 2009. Kedua, penularan dan keparahannya akan meningkat dengan tajam dan faktor terakhir yaitu penularan antar negara akan terjadi secara luas," kata Tjandra dikutip Jumat, 2 Januari 2026.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak November 2025 sudah menyatakan bahwa virus tersebut sudah menyebar dengan cepat dan mendominasi pada beberapa negara di belahan bumi. Per 30 Desember 2025 dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa influenza ada dalam kategori tinggi atau sangat tinggi di 32 negara bagian negara itu.
"Angka 32 itu meningkat dari 17 negara bagian di minggu sebelumnya. Angka perawatan pasien influenza di rumah sakit di Amerika Serikat juga meningkat menjadi 19,053 dari 9.944 di minggu sebelumnya," ujar Yoga.
Menurut CDC maka di Amerika Serikat ada sekitar 3.100 orang meninggal akibat influenza pada musim flu kali ini. Dalam satu minggu kematian pada anak meningkat menjadi 5, dari 3 kematian seminggu sebelumnya.
Adapun gejala yang muncul dari Super Flu umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Oleh karena itu disarankan untuk menjaga kondisi, memakai masker supaya tidak menulari orang lain, dan istirahat," kata Yoga.

Selain itu disarankan untuk berkonsultasi ke petugas kesehatan apabila sakit memberat, juga laporkan jika dalam suatu lingkungan rumah, kantor, atau sekolah.
"Hal itu lantaran ada beberapa orang dengan gejala yang sama apalagi kalau berat dan mendadak. Untuk vaksinasi flu, memang dapat saja diberikan utamanya pada lansia atau mereka dengan komorbid yang berat," jelas Yoga.
Ia menyarankan untuk pemerintah menginformasikan luas ke publik tentang perkembangan Virus influenza H3N2 sub clade K di berbagai daerah dari waktu ke waktu.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan 62 kasus Super Flu ditemukan di Indonesia. Prediksi Kemenkes, super flu mengakibatkan gelombang penyakit flu yang lebih hebat dari tahun-tahun sebelumnya, dan tak mengarah ke pandemi.