Pengumuman di media sosial PSIM yang mengistirahatkan nomor 91 yang sempat dikenakan Rafinha. Dokumentasi/@psimjogja_official
PSIM Jogjakarta Pensiunkan Nomor Punggung 91, Ini Sosoknya
Ahmad Mustaqim • 1 January 2026 07:58
Yogyakarta: PSIM Yogyakarta memutuskan melepas penyerang Rafael De Sa Rodrigues ke PSIS Semarang. Keputusan ini menjadi langkah berani PSIM mengingat sang pemain merupakan pilar penting tim saat berlaga di Liga 2 musim lalu dan berhasil membawa klub promosi ke Liga Super.
Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, menjelaskan transfer tersebut merupakan hasil kesepakatan yang telah dipikirkan secara matang. Keputusan diambil setelah melalui diskusi intensif antara manajemen Laskar Mataram dan sang pemain.
"Kami berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bersama-sama. Akhirnya, kami sepakat melepas Rafa (nama panggilan Rafael De Sa Rodrigues) ke PSIS Semarang," kata Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, Rabu, 31 Desember 2025.
Razzi mengatakan manajemen memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Rafa selama berseragam Laskar Mataram. Ia menilai sang pemain memiliki andil besar dalam prestasi tim hingga saat ini.
"Kami berterima kasih kepada Rafa atas kontribusinya selama ini, dari musim lalu sampai sekarang. Rafa sudah banyak membantu PSIM, termasuk menjadi bagian penting klub saat promosi ke Liga 1 Indonesia," ucap Razzi.
Di sisi lain, Rafael De Sa Rodrigues, yang akrab disapa Rafinha atau Rafa, merasa misinya di PSIM Yogyakarta telah tuntas seiring keberhasilan tim promosi ke kasta tertinggi. Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari sejarah kebangkitan Laskar Mataram.
"Saya datang ke sini dengan misi membawa PSIM naik ke Liga 1. Ketika musim berakhir dan PSIM promosi, saya merasa sangat senang dan bangga," ujar Rafael De Sa Rodrigues.
Pemain berusia 30 tahun itu mengaku berat meninggalkan Yogyakarta karena memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan tim, suporter Laskar Mataram, dan Kota Yogyakarta.
"Saya rasa, saya tidak akan pernah merasakan momen seperti ini lagi. Perasaan saya sekarang campur aduk, antara sedih dan senang," kata dia.
Meski harus berpisah, Rafa tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya. Ia ingin melihat PSIM Yogyakarta terus konsisten berprestasi di papan atas Liga 1 Indonesia.
"Tetaplah berjuang untuk klub ini. Saya berharap semua pemain bekerja keras dan pantang menyerah," ucap Rafa.
PSIM telah mengumumkan perpisahan dengan sang pemain di media sosial klub. Manajemen juga memutuskan mengistirahatkan nomor punggung 91 yang sempat dikenakan Rafinha sebagai bentuk penghormatan.