Layanan Investasi Kota Tangerang Terus Didorong agar Makin Mudah dan Pasti

Pemkot Tangerang mendapat apresiasi dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)

Layanan Investasi Kota Tangerang Terus Didorong agar Makin Mudah dan Pasti

Silvana Febiari • 17 September 2026 09:06

Tangerang: Kemudahan berusaha menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Pelayanan perizinan yang cepat, mudah, dan memberikan kepastian dapat membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan bisnis sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Upaya memperkuat layanan tersebut terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui berbagai perbaikan pelayanan investasi dan inovasi dalam proses perizinan. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan dunia usaha terhadap layanan yang sederhana, transparan, profesional, dan memiliki kepastian.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan kemudahan berusaha perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan pemerintah. Hal tersebut disampaikannya setelah Pemkot Tangerang mendapat apresiasi dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 yang diberikan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


“Hari ini, Pemkot Tangerang memperoleh apresiasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi setelah melalui proses seleksi panjang terhadap 93 kota di seluruh Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mewujudkan iklim investasi yang kondusif melalui perbaikan layanan dan berbagai inovasi. Terima kasih kepada Jajaran BKPSDM. Ayo, bersama membangun kota!” kata Sachrudin di Tangerang, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Sachrudin, investasi tidak hanya berkaitan dengan nilai modal yang masuk ke daerah. Aktivitas investasi juga berkaitan dengan pergerakan kegiatan ekonomi, pertumbuhan dunia usaha, hingga peluang kerja yang dapat terbuka bagi masyarakat.

Karena itu, Pemkot Tangerang terus mendorong pelayanan perizinan yang lebih cepat, mudah, pasti, transparan, profesional, dan ramah. Berbagai inovasi juga dikembangkan agar proses berusaha dapat berlangsung lebih sederhana sekaligus memberikan kepastian kepada pelaku usaha.

“Harapannya, semakin mudah orang berusaha, semakin banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh. Pada akhirnya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Tangerang,” lanjut Sachrudin.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P Roeslani, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun iklim investasi. Menurutnya, pertumbuhan investasi memiliki keterkaitan dengan upaya memperluas kesempatan kerja.

“Bapak dan Ibu telah membantu meningkatkan iklim investasi hingga mampu menarik investor dari dalam dan luar negeri. Pada akhirnya, investasi harus bermuara pada terciptanya lapangan kerja yang berkualitas. Ini menjadi pekerjaan kita bersama, terlebih setiap tahun sekitar dua juta bayi lahir di Indonesia. Karena itu, investasi menjadi salah satu cara membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” tutur Rosan.


Pemkot Tangerang mendapat apresiasi dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Apresiasi dalam ALI 2026 diberikan dalam kategori Pemerintah Kota pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB). Penghargaan tersebut diterima Sachrudin dari Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Nusantara, Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Bagi Pemkot Tangerang, capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas layanan investasi. Fokusnya tidak berhenti pada apresiasi, tetapi bagaimana pelayanan yang semakin mudah dan pasti dapat mendukung kegiatan usaha, menggerakkan ekonomi, serta memperluas manfaat bagi masyarakat.

(Silvana Febiari)