Arsip - Personel BPBD Bantul saat melakukan distribusi air bersih di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. ANTARA/HO-BPBD Bantul
BPBD Bantul Pastikan Stok Air Bersih Aman Hingga Desember
Silvana Febiari • 3 September 2026 23:07
Bantul: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan distribusi ke daerah kekeringan relatif aman hingga Desember.
Kepala Bidang Kegawatdaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan tahun ini pihaknya memiliki anggaran untuk menyediakan stok air bersih sebanyak 400 tangki.
"Ini baru didistribusikan sebanyak 49 tangki selama musim kemarau tahun ini," kata Antoni, dilansir dari Antara, Kamis, 3 September 2026.
BPBD Bantul masih memiliki stok air bersih sebanyak 351 tangki. Stok tersebut diprediksi dapat mencukupi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan selama Desember.
"Masih aman karena banyak bantuan dari teman-teman PMI, Tagana, kemudian dari CSR juga yang langsung didistibusikan ke lokasi terdampak," ujarnya.
Ia menilai ketersediaan air bersih BPBD Bantul masih aman hingga Desember jika berlandaskan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pasalnya, musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
"Artinya sampai Desember itu kemungkinan untuk stok air bersih dari BPBD Bantul masih dalam taraf aman," tuturnya.

Seorang warga memeriksa saluran selang di sumber mata air Sendang Wonosari, Dusun Kalidadap, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 29 Juli 2026. ANTARA/Agung Dwi Prakoso
BPBD Bantul hingga saat ini belum mengajukan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) terkait ketersediaan air bersih. Sebab, kondisinya masih relatif aman.
Sejak 20 Juni 2026, BPBD Bantul bersama berbagai instansi telah mendistribusikan sekitar 1.644.000 liter air bersih menggunakan 318 tangki. Pendistribusian melibatkan berbagai instansi.
"Dari BPBD 42 tangki, PMI 49 tangki, Tagana 13 tangki, BBWSO tiga tangki dan donasi sebanyak 211 tangki," ucapnya.
Terdapat sekitar tujuh kapanewon dengan total lebih dari 6.212 jiwa sebagai penerima manfaat air bersih. BPBD Bantul menyatakan status siaga darurat kekeringan masih berlaku mulai 25 Juni hingga 25 September tahun ini.
"Nanti kalau habis, kalau memang situasinya masih, kita akan perpanjang lagi dengan status siaga darurat," ungkapnya.