Pesawat tempur F-16 TNI AU menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231, Provinsi Lampung (12/2/2026). ANTARA/HO-Dispen TNI AU
TNI AU Pastikan Pengiritan BBM Tak Mengendurkan Aktivitas Pengawasan Udara
Achmad Zulfikar Fazli • 9 April 2026 15:18
Jakarta: TNI Angkatan Udara (AU) sedang berupaya membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sesuai dengan perintah pemerintah pusat. Namun, pengiritan BBM ini dipastikan tidak akan mengurangi aktivitas pesawat tempur dalam mengawasi wilayah udara Indonesia.
"Angkatan Udara sangat adaptif menyesuaikan dari kebijakan pemerintah bahwa kita juga tetap menyesuaikan dengan situasi global. Tetapi kami tidak menurunkan kualitas safety dan kualitas profesionalisme penerbang kami," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Mohamad Tonny Harjono, saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Kamis, 9 April 2026.
Tonny mengatakan pihaknya melakukan beragam upaya agar penggunaan BBM bisa dibatasi, namun tidak mengganggu operasional pesawat tempur. Salah satunya dengan menggabungkan kegiatan latihan manuver pesawat tempur dengan patroli udara.
Selain itu, kata Tonny, pihaknya tidak akan mengendurkan porsi latihan dan jam terbang para penerbang pesawat tempur dan pesawat angkut. Pihaknya lebih memilih menggabungkan seluruh kegiatan latihan terbang yang sebelumnya dilakukan secara terpisah.
"Pemanfaatan fuel (bahan bakar) yang kita kurangi dan beberapa metode latihan kita jadikan satu yang semula latihan sendiri-sendiri. Ini kita jadikan satu sortie (penerbangan) untuk beberapa latihan," jelas dia.
%20Marsekal%20TNI%20Mohamad%20Tonny%20Harjono%20(tengah)%20pada%20jumpa%20pers%20di%20Mabes%20AU%2C%20Cilangkap%2C%20Jakarta%20Timur%2C%20Kamis%20(9_4_2026)%20(ANTARA_Walda%20Marison).jpg)
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono (tengah) pada jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026) (ANTARA/Walda Marison)
Baca Juga:
TNI AU Tunggu Keputusan Kemhan Soal Pembelian 4 Pesawat A400M |
Tidak hanya operasional di udara, Tonny memastikan pihaknya akan menyesuaikan kegiatan operasional di darat agar selaras dengan gagasan pengiritan bahan bakar yang digaungkan pemerintah. Dengan adanya upaya-upaya tersebut, Tonny berharap personel TNI AU bisa memanfaatkan bahan bakar secara efektif demi hasil operasi udara yang maksimal.