Lanal Mataram Perketat Pengamanan Pascapenemuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan

Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo memberikan keterangan pers terkait pengamanan benda asing temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Mataram, NTB, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Dhimas B.P.)

Lanal Mataram Perketat Pengamanan Pascapenemuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan

Whisnu Mardiansyah • 8 April 2026 14:35

Mataram: Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram berkomitmen menjaga perairan teritorial Nusa Tenggara Barat (NTB) dari segala bentuk ancaman dan gangguan keamanan. Komitmen ini disampaikan menyusul temuan benda asing mirip torpedo di perairan Gili Trawangan.

"TNI AL beserta jajaran berkomitmen untuk menjaga setiap jengkal kedaulatan dan keamanan laut NTB," kata Komandan Lanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo, di Mataram seperti dilansir Antara, Rabu, 8 April 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi temuan benda asing mirip torpedo oleh seorang nelayan. Benda tersebut mengapung di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, pada Senin, 6 April 2026.

Asep menegaskan, Lanal Mataram tidak akan mentoleransi aktivitas tanpa izin di perairan teritorial NTB, termasuk penggunaan perangkat bawah air yang tidak berkepentingan.

Menurut dia, pihak yang hendak melakukan kegiatan pariwisata maupun penelitian akademis di kawasan perairan wajib mengantongi izin dari Kementerian Pertahanan.
 


"Semua kegiatan pariwisata, kepentingan akademis, semuanya harus berdasarkan izin. Izin ini dari Kementerian Pertahanan," katanya, Rabu, 8 April 2026.

Soal temuan benda mirip torpedo, Asep mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

"Tetap tenang, tidak berspekulasi, tetap beraktivitas seperti biasa. Segera laporkan jika ada anomali atau benda-benda asing yang sekiranya membahayakan navigasi dan lainnya," ujarnya.

Asep mengatakan, benda asing mirip torpedo tersebut telah diamankan. Benda itu memiliki panjang sekitar 3,7 meter, diameter 65 sentimeter, dan berat sekitar 2 ton.


Polisi mendokumentasikan benda mirip torpedo hasil temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Senin, 6 April 2026. ANTARA/HO-Polres Lombok Utara.

"Benda tersebut telah diamankan di Lanal Mataram di bawah pengawasan ketat oleh kepolisian militer jajaran Lanal Mataram," katanya, Rabu, 8 April 2026.

Meskipun fungsi dan kegunaannya belum diketahui, TNI AL telah memperoleh hasil pemeriksaan awal dari Tim Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda NTB.

"Dari hasil investigasi awal Gegana kepolisian menyatakan barang tersebut tidak mengandung radioaktif dan bahan peledak," ucap Asep.

Benda asing tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan bernama Harianto, 28, dalam posisi mengapung di perairan sebelah utara Gili Trawangan. Jarak temuan sekitar 10 mil dari bibir pantai.

Atas temuan itu, Harianto kemudian menginformasikan kepada anggota Pospol Gili Trawangan. Benda tersebut selanjutnya dievakuasi ke pesisir Gili Trawangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)