Gedung Pemkot Tangsel. Foto: Istimewa.
Minta Maaf Soal Banjir, Pemkot Tangsel Berkomitmen Percepat Penanganan dan Perbaikan Infrastruktur
Anggi Tondi Martaon • 5 April 2026 22:03
Jakarta: Banjir melanda sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu, 4 April 2026. Hingga Minggu, 5 April 2026, Sebanyak 21 lokasi banjir tersebar di wilayah Pamulang, Ciputat, Serpong, hingga Setu akibat luapan kali dan sistem drainase yang melampaui kapasitas.
Menanggapi situasi ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin yang mewakili Wali Kota Benyamin Davnie hadir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada warga yang terdampak. Diakui, kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terhambat.
“Atas nama Bapak Wali Kota dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat. Kami sangat menyadari betapa berat beban yang dirasakan warga saat rumah dan akses jalannya terendam. Kejadian ini menjadi perhatian penuh kami, dan kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang sangat mengganggu produktivitas warga ini," ujar Asep melalui keterangan tertulis, Minggu, 5 April 2026.
TB Asep menegaskan Pemkot Tangsel mengerahkan seluruh jajaran terkait ke titik-titik terdampak. Hal itu dilakukan untuk melakukan evakuasi dan bantuan logistik.
“Bapak Wali Kota telah menginstruksikan seluruh jajaran OPD teknis, terutama DSDABMBK dan BPBD, untuk bekerja tanpa henti di lapangan," ungkap TB Asep.
"Kami pastikan pemerintah tidak tinggal diam dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah ini," ungkap TB Asep.
Mengenai penyebab banjir yang melanda 21 titik tersebut, TB Asep mengungkapkan bahwa evaluasi teknis langsung dilakukan. Hal itu dilakukan untuk memetakan solusi permanen agar musibah serupa tidak terulang di masa depan.
.jpg)
Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id.
"Langkah ke depan tidak hanya soal normalisasi drainase dan pengerukan tandon secara masif, tetapi juga percepatan pembangunan tanggul permanen di pemukiman yang berbatasan langsung dengan sungai agar warga tidak lagi merasa was-was setiap hujan turun," jelas TB Asep.
TB Asep menegaskan komitmen jangka panjang Pemkot Tangsel dalam membenahi infrastruktur kota demi kenyamanan warga. Dia memastikan seluruh tim sedang berupaya mencari solusi permanen agar infrastruktur di Tangsel lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem.
"Kami memohon doa dan kerja sama dari seluruh masyarakat, serta mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui call center 112 jika membutuhkan bantuan segera," pungkas TB Asep.